MRI-ACT Berikan Bantuan untuk Guru Honorer

Bumiayu, relawan.id – Sejak didera strok kategori sedang hampir setahun lalu, Fathurrofik (57), guru honorer olahraga di SMP Bustanul Ulum NU Bumiayu masih tetap semangat mendidik siswanya. Ia pun giat pergi mengajar ke sekolah walau dibantu ojek motor langganan.

Selain strok, Fathurrofik juga mengalami glaukoma sehingga harus dibantu saat naik dan turun dari motor. Pun dalam aktivitas mengajar, saat harus memperagakan suatu gerakan, ia meminta salah satu siswa untuk memperagakan di depan para siswa sesuai arahannya.

Gaji yang selama ini ia terima belum sepadan dengan masa mengabdi selama 34 tahun. Sebagai tulang punggung keluarga yang menanggung istri dan tiga anak, keluarga Fathurrofik harus pandai mengatur keuangan agar bisa mencukupi semua kebutuhan keluarga.

Saat tim ACT Tegal dan MRI Bumiayu berkunjung pada awal Mei ini untuk menyerahkan santunan Program Sahabat Guru Indonesia (SGI), ia terharu dan berterima kasih untuk para dermawan.

“Saya sangat bangga dengan adanya program ini (SGI). Program yang memperhatikan guru yang sangat membutuhkan bantuan, bahkan sampai ke pelosok (daerah) seperti ini. Terima kasih kepada ACT dan MRI semoga semuanya diberi kesehatan dan pahala yang banyak,” ungkap Fathurrofik, Selasa (12/5).

Adinda Fiqih Damayanti dari Tim Program ACT Tegal menyampaikan, ACT Tegal dan MRI Bumiayu masih terus mendata guru-guru honorer yang membutuhkan di Bumiayu.

“kami akan terus bergerak untuk memastikan beaguru ini sampai dan tepat kepada penerima manfaat, Kami berharap bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup para guru,” pungkas Adinda.