Sepanjang Tahun 2020, BNPB Catat 181 Orang Meninggal Akibat Bencana Alam

Jakarta, relawan.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.354 kejadian bencana alam di Indonesia sepanjang tahun 2020. Dari Januari hingga Mei, banjir menjadi bencana yang mendominasi dengan total 520 kejadian.

“Di posisi kedua yaitu bencana puting beliung dengan 389 kejadian dan ketiga tanah longsor 303 kejadian,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Rabu (27/5/2020).

Pada daftar selanjutnya, ada 121 bencana kebakaran hutan dan lahan. Beirkutnya 11 gelombang pasang dan abrasi, lima gempa bumi, tiga erupsi gunung api, dan satu kekeringan.

Catatan BNPB menunjukkan bahwa setidaknya ada 181 orang yang meninggal karena bencana alam pada periode Januari-Mei. Selain itu ada delapan orang yang dinyatakan hilang.

“Sebanyak 260 orang luka-luka akibat bencana alam dan 2.070.134 menderita serta mengungsi,” jelasnya.

Pada periode yang sama, BNPB mencatat 18.037 rumah warga yang rusak karena bencana alam. Dari jumlah itu, 4.040 rumah mengalami rusak berat, 2.588 rusak sedang, dan 11.049 rusak ringan.

Bencana alam juga menerjang dan merusak 780 fasilitas, 183 jembatan, dan 63 kantor.

“344 fasilitas pendidikan, 405 rumah ibadah dan 35 fasilitas kesehatan rusak,” tuturnya.

Selain bencana alam, tanah air saat ini juga sedang dilanda bencana non-alam, yaitu pandemik Covid-19. Hingga Selasa (26/5) pukul 12.00 WIB, tercatat 23.165 kasus Covid-19 di Indonesia.

“Sebanyak 1.418 orang di antaranya meninggal dunia dan 5.877 orang berhasil sembuh,” ujarnya.