Kekuatan Relawan di Tengah Pandemi Covid-19

Jakarta, relawan.id – Covid-19 di Indonesia sangat berdampak bagi kehidupan perekonomian dan sosial, bahkan juga bagi psikis. Banyak korban yang terdampak langsung maupun tidak langsung. Kerugiannya pun menyeluruh. Di kalangan ekonomi dan bisnis, misalnya, pengusaha banyak yang gulung tikar, terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) di mana-mana, pedagang yang dituntut mencari nafkah di luar rumah kini juga harus ikut anjuran pemerintah untuk “stay at home-work from home”.

Sektor pendidikan pun berdampak. Anjuran pemerintah untuk “learn from home”mengubah pola belajar para peserta didik, yang tadinya offline kemudian beralih menjadi online atau berbasis daring. Meski anjuran itu menuai pro dan kontra, tapi hal itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus.

Tetapi timbul masalah baru, bagaimana nasib saudara kita yang rata-rata sumber penghasilannya menuntut mereka untuk keluar rumah, mengingat penghasilan mereka hanya dari situ saja, sehingga jika mereka tidak keluar rumah, mereka tidak akan mendapat penghasilan untuk menghidupi keluarganya.

Nampaknya pemerintah telah cukup tanggap akan hal ini, bergulirlah beberapa bantuan sosial. Tetapi, lagi-lagi, kondisi di lapangan berkata lain. Bantuan tersebut tidak menyentuh langsung dan tidak merata pada masyarakat di level grass roots.

Mengatasi permasalahan tersebut, hadirnya para relawan kemanusiaan inilah yang berperan untuk membantu mengurangi beban moral dan sosial masyarakat yang terdampak Covid-19. Hal yang sering dilakukan adalah pemberian sembako, obat-obatan, penyemprotan disinfektan, pemberian masker, hingga donasi.

Manusia-manusia tangguh ini tersebar di beberapa daerah di Indonesia dengan satu tujuan, yaitu membantu sesama. Aksi-aksi kerelawanan yang menyentuh publik semakin menggugah aksi-aksi lain dari berbagai kalangan. Meski tak ada materi untuk disumbangkan, tetapi tenaga dan waktu adalah hal yang paling berharga yang dapat dibagi untuk meringankan beban bersama.

Kita sepenuhnya sadar bahwa pandemi adalah kondisi sulit bagi kita semua, baik bagi korban terdampak langsung maupun tak langsung. Fokus kesehatanlah yang seharusnya diprioritaskan.

Seseorang yang mendedikasikan hidupnya sebagai relawan merupakan sosok yang berintegritas tinggi. Betapa tidak, menjadi seorang relawan adalah mengenai sebuah perilaku jujur dan bertanggung jawab terhadap apa yang diamanahkan padanya. Sangatlah sulit jika seorang relawan tidak memiliki integritas dan tidaklah mungkin ia tak memiliki perilaku yang akuntabel. 

Sekali lagi, relawan bukan hanya bicara tentang sisi kemanusiaan. Relawan bukan hanya sebatas ‘memberi’. Berani menjadi relawan di bidang apa pun adalah berani untuk berintegritas dan bertanggung jawab terhadap amanah yang disandang.

Yuk, menjadi bagian dari kita untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan dengan bergabung menjadi relawan MRI, melalui Membership Relawan MRI.