Banjir Terjang Gorontalo, MRI-ACT Dirikan Dapur Umum Bantu Warga Terdampak

Gorontalo, relawan.id – Meluapnya Sungai Bone akibat hujan deras yang mengguyur Provinsi Gorontalo pada Kamis (11/6/2020) menyebabkan Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango terendam banjir.

Jumat (12/6), Kantor Pencarian dan Pertolongan Provinsi Gorontalo melaporkan, di Kota Gorontalo lokasi pengungsian dipusatkan di Kelurahan Ipilo, Kelurahan Bugis, kantor Wali Kota dan Lapangan Taruna Remaja. Sementara di Kabupaten Bone Bolango, lokasi pengungsian tersebar di Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa; Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur; Desa Bondawuna, Kecamatan Suwawa Selatan; dan Desa Dutohe, Kecamatan Kabila.

Dalam bencana ini tidak ada korban jiwa. “Akses transportasi jalan hanya berfungsi sebagian dan ditutup untuk kendaraan umum. Sedangkan sarana umum seperti listrik dan air tidak berfungsi sama sekali,” kata Luki dari tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT di Gorontalo, Sabtu (13/6/2020) dini hari.

Kondisi terkini yang diterima pada Sabtu dini hari, genangan air sudah surut dan menyisakan lumpur di rumah-rumah warga. Bantuan berupa makanan dari komunitas maupun perorangan mulai didistribusikan untuk warga terdampak.

“Rehabilitas ke kondisi normal mungkin butuh waktu sampai satu minggu karena banjirnya tiba-tiba, sehingga banyak kasur, peralatan dapur, kendaraan, dan pakaian yang terendam lumpur,” kata Luki.

Warga setempat sangat membutuhkan pakaian, selimut, obat-obatan, dan makanan siap saji. Sementara itu, ACT dan MRI Gorontalo saat ini tengah mendistribusikan makanan siap santap kepada para warga terdampak.

“Alhamdulillah kami sudah mendirikan dapur umum di pusat Kota Gorontalo untuk menyuplai makanan siap santap bagi korban banjir,” imbuh Koordinator MRI Gorontalo, Amir Alqorni.