Jateng Careline Siap Antar Bahan Pangan Bagi Terdampak Covid-19

Batang, relawan.id – Menyikapi banyaknya warga Kabupaten Batang yang terdampak pandemi Covid-19, maka Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Jawa Tengah meluncurkan Jateng Careline, sebuah layanan antar pangan gratis.

Branch Manager MRI-ACT Jawa Tengah Gianto mengatakan, program ini berawal dari Operasi Pangan yang langsung didistribusikan di beberapa titik yang warganya sangat membutuhkan bantuan di Jawa Tengah.

“Program itu bertransformasi menjadi layanan Jateng Careline, agar warga terdampak Covid-19 mudah memperoleh bantuan pangan,” ujarnya.

Gianto mengharapkan, ke depan tidak ada warga yang kekurangan pangan, terlebih di tengah suasana pandemi Covid-19, berkat adanya rasa kepedulian sosial yang tinggi antar sesama.

Sementara itu, Ketua MRI Batang, Ridwan Subarkah mengemukakan, di tengah pandemi Covid-19 MRI Batang berupaya meringankan beban ekonomi bagi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan karena tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Ketika masyarakat yang terdampak Covid-19 tidak bisa memenuhi kebutuhan pangannya, bisa menghubungi nomor WhattsApp 0877 1444 0300,” tutur Ridwan Subarkah usai diluncurkannya Jateng Careline, di RM. Pitulasan Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (12/6/2020).

Selanjutnya akan ada tim verifikasi yang datang untuk memastikan bahwa keluarga itu benar-benar membutuhkan dan tidak mampu menyediakan pangan.

“Dalam waktu 2×24 jam tim akan segera datang memberikan bantuannya untuk keluarga yang sangat membutuhkan,” terangnya.

Bantuan yang diberikan dalam bentuk beras atau lainnya sesuai kebutuhan keluarga terdampak Covid-19.

“Misalnya bantuan yang diberikan beras 5 kilogram, tapi jika memang dalam satu keluarga membutuhkan lebih dari itu bisa saja diberikan,” jelasnya.

Beberapa wilayah yang warganya sangat membutuhkan bantuan pangan antara lain : Batang Kota, Bandar dan Limpung.

“Masyarakat di ketiga wilayah itu sangat menggantungkan kehidupan sehari-harinya dari kegiatan perekonomian. Sementara saat ini perekonomian belum begitu pulih, maka masyarakat seperti mereka pasti sangat membutuhkan bantuan,” paparnya.

Ridwan menambahkan, di masa pandemi ini, menjadi kesempatan yang baik untuk memupuk rasa kegotongroyongan. Hilangkan rasa egois tetapi lebih mengutamakan kepentingan orang banyak terutama yang terdampak langsung secara ekonomi.

Sementara itu, Kepala BPBD Batang Ulul Azmi mengutarakan, peran aktif relawan MRI ACT Batang sangat positif karena terjun langsung membantu pemakaman korban positif Corona. Hal ini dapat menginspirasi lainnya agar tergugah untuk membantu sesuai kemampuannya.

“Dari ACT nanti bisa saya minta untuk menjadi pelatih baik fisik maupun mental,” tegasnya.

Ulul memastikan, BPBD Batang siap memberikan perlindungan seperti Alat Pelindung Diri (APD), vitamin dan tes rapid bagi relawan yang sudah membantu proses pemakaman.

“Alhamdulillah setelah dites, 33 relawan semuanya negatif Corona,” sanjungnya.

Mewakili pihak Pemkab Batang, Ulul Azmi mengucapkan terima kasih kepada MRI ACT Jawa Tengah, karena turut serta menangani dampak pandemi Covid-19, khususnya Jateng Careline.

“Saya berpikiran positif penanganan pandemi di Kabupaten Batang akan berjalan lancar karena warganya yang memiliki kesadaran. Relawan bersama Pemkab Batang harus bahu-membahu melawan Corona, sehingga pandemi ini cepat berakhir,” harap Kepala BPBD Batang Ulul Azmi. (Mc Batang Jateng/Heri)