Peneliti Sebut Masker Cara Paling Efektif Cegah Covid-19

Jakarta, relawan.id – Wabah virus corona yang melanda dunia masih belum kunjung mereda. Para peneliti pun tak berhenti berusaha untuk menemukan obat, vaksin, dan metode pencegahan terbaik yang bisa dilakukan untuk terhindar dari Covid-19. Berbagai metode pencegahan dan anjuran pun terus berubah dari waktu ke waktu sehubungan dengan ditemukannya temuan baru.

Khusus baru-baru ini, para peneliti kembali mengungkapkan metode pencegahan paling efektif yang bisa setiap orang lakukan. Apakah itu?

1 . Memakai masker jadi cara paling efektif

Melansir CNN, virus corona menyebar melalui transmisi udara untuk membuat seseorang terjangkit Covid-19. Maka dari itu, memakai masker setiap saat terutama ketika bepergian keluar adalah cara paling efektif untuk menghentikan penyebaran virus dari satu orang ke orang lain.

2. Membantu mencegah infeksi

Para peneliti pun mencoba membandingkan tingkat infeksi Covid-19 di Italia dan New York sebelum dan sesudah pemerintah mewajibkan penggunaan masker. Dikutip dari Proceedings of the National Academy of Sciences, mereka pun melihat kalau setelah masyarakat menggunakan masker, kasus positif Covid-19 menjadi menurun.

Para peneliti menghitung bahwa memakai masker wajah mencegah lebih dari 78.000 infeksi di Italia dalam rentang waktu antara 6 April dan 9 Mei 2020, dan lebih dari 66.000 infeksi di New York City sejak 17 April hingga 9 Mei 2020.

3. Peluang untuk menyetop penyebaran Covid-19

Memakai masker wajah ketika berada di tempat umum menjadi cara yang paling efektif untuk mencegah penularan Covid-19 antar manusia. Apalagi praktik ini tidak mahal karena harga masker sudah berhasil distabilkan sehingga semua orang mampu membelinya.

Selain menggunakan masker setiap saat, physical distancing, karantina, dan mengecek suhu badan secara berkala merupakan peluang yang paling mungkin untuk menghentikan pandemi Covid-19, setidaknya sebelum vaksin ditemukan.

4. Terlindung dari orang yang bersin dan batuk

Para peneliti juga mengukur keefektifan dari pemakaian masker untuk menghentikan penyebaran infeksi Covid-19 dan menentukan bagaimana penyebaran virus tersebut. Pasalnya, virus corona dapat menyebar melalui kontak langsung ketika seseorang batuk atau bersin di depan orang lain.

Selain itu, ada kontak tidak langsung seperti ketika seseorang batuk atau bersin menghasilkan droplet yang menempel di suatu benda yang kemudian disentuh oleh orang lain. Dengan demikian, penting untuk kita disiplin dalam mencuci tangan serta menggunakan masker.

5. Strategi lain juga tak kalah penting

Masker memang efektif dalam mencegah virus corona yang menyebar melalui droplet supaya tidak masuk melalui hidung, mulut, atau mata. Namun, perlu diingat bahwa virus corona tidak sekadar menyebar melalui droplet, sehingga diperlukan strategi lain.

Caranya adalah dengan melakukan physical distancing di mana pun dan kapan pun. Dengan metode ini maka kamu akan terhindar dari kontak langsung seperti berjabat tangan atau berpelukan yang juga berpotensi menularkan Covid-19. Tidak hanya itu, membawa hand sanitizer ketika sedang pergi ke luar juga penting agar tangan tetap steril.

6. Sempat tidak populer di Barat

Studi ini juga mencatat bahwa pemakaian masker wajah sempat tidak populer di sebagian besar negara Barat selama awal wabah pandemi, sangat berbeda dengan negara Asia seperti Tiongkok. Namun, sejak para peneliti mengatakan bukti menunjukkan masker berfungsi memperlambat penyebaran virus corona, penggunaan masker menjadi wajib di negara Barat.

7. Kenapa penggunaan masker tidak direkomendasikan sejak awal?

Kalau sudah tahu masker bisa menjadi metode pencegahan terbaik terhindar dari Covid-19, kenapa tidak dilakukan sejak awal pandemi? Menurut Mayo Clinic, pada saat itu para ahli belum mengetahui sejauh mana orang dengan Covid-19 dapat menyebarkan virus sebelum gejala muncul. Terlebih, ada beberapa orang yang tidak memiliki gejala sama sekali ketika mengidap Covid-19.