Relawan MRI Distribusikan Bantuan untuk Korban Terdampak Banjir Masamba

Masamba, relawan.id – Banjir bandang melanda Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (11/7/2020) malam. 13 orang dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya masih dalam pencarian.

Merespon hal itu, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulsel membantu pencarian korban yang hanyut terbawa banjir, tak hanya melakukan pencarian, relawan MRI juga mendistribusikan bantuan di lokasi pengungsian yang terletak di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara. 

“Tim MRI Sulsel menyalurkan bantuan berupa paket makanan siap santap di salah satu titik pengungsian dengan jumlah pengungsi 30 orang yang berasal dari kampung Lombok Indo Koro, Luwu Utara,” ujar relawan MRI, Sandi Alam.

Tidak lama setelah banjir, Aksi Cepat Tanggap (ACT) langsung mendirikan posko kemanusiaan sebagai pusat informasi dan penyaluran bantuan untuk warga terdampak banjir Masamba. Posko Kemanusiaan Induk berada di kantor ACT Sulawesi Selatan di Jalan Sultan Alaudin, Kota Makassar. Sedangkan posko wilayah dibuka di tiga lokasi. Dua posko berada di Kecamatan Masamba tepatnya di Jalan Muh Hatta depan Pasar Sentral Masamba, dan di Jalan Rambutan, Kelurahan Baliase, sedangkan satu posko lagi di Kota Palopo, di Jalan Garuda No. 7C, Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara.

Kepala Program ACT Sulawesi Selatan Andy Syurganda Haruna menerangkan, melalui posko kemanusiaan, koordinasi relawan dan distribusi bantuan diikhtiarkan lebih cepat diterima para korban. “Para dermawan di sekitar Makassar bisa langsung mengantarkan bantuan ke posko induk maupun posko daerah kami di Luwu Utara,” jelas Syurganda.

Banjir bandang meluluhlantakkan Masamba Senin (13/7) malam. Luapan Sungai Masamba dan curah hujan yang tinggi membuat rumah warga terendam air dan lumpur setinggi 1,5 meter. Banjir juga membawa material berupa gelondong kayu, sampah, dan lumpur.