Luwu Utara Masih Berpotensi Hujan Lebat

Masamba, relawan.id – Citra radar cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menunjukkan wilayah Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, berpotensi hujan ringan hingga lebat pada Kamis (16/7/2020) pukul 13.52 WITA. Peringatan dini cuaca juga menunjukkan hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Sulawesi Selatan lain, yaitu Luwu Timur, hingga pukul 15.50 WITA.

Hujan lebat yang mengguyur Masamba pada Senin (13/7) malam menjadi pemicu banjir. BMKG menjelaskan, intensitas hujan yang tinggi sebelum banjir lalu disebabkan permukaan suhu muka laut Teluk Bone yang hangat. Pada Kamis (16/7), prediksi cuaca Masamba pun terpantau berawan.

Sementara itu, per Kamis, Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) melaporkan 25 orang menjadi korban jiwa dari banjir yang menerjang 36 desa di enam kecamatan itu. Hampir tiga ribu warga mengungsi dan lebih dari 15.000 warga terdampak. Selain korban jiwa, banjir menerjang lima bangunan sekolah, 13 rumah ibadah, 12 kilometer jalan terdampak, 9 unit jembatan hancur, dan lebih dari 200 hektar sawah.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) telah menyalurkan bantuan pangan untuk para korban Selasa malam. Sandi Alam dari MRI Sulawesi Selatan yang langsung mendistribusikan bantuan makanan siap santap kala itu melaporkan, warga masih mengungsi di permukiman warga lainnya. Mereka cenderung mengungsi di dataran tinggi.

“Air mineral dan makanan siap santap kami bagikan. Makanan menjadi kebutuhan utama di kondisi darurat,” kata Kepala Program Aksi Cepat Tanggap Sulawesi Selatan Andy, Syurganda Haruna.

Andy Syurganda mengimbau masyarakat Masamba dan Luwu Utara tetap waspada. Ia pun berharap dukungan untuk para warga terdampak senantiasa hadir dari para dermawan. “Kita turut menguatkan dengan memberikan bantuan terbaik,” kata Syurganda.