Bantu Tangani Banjir, MRI-ACT dan DMII Bertemu dengan Bupati Luwu Utara

Luwu Utara, relawan.id – Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) melakukan pertemuan dengan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Selain bersilaturahmi, pertemuan keduanya di ruang kerja Kantor Bupati pada Ahad (9/8/2020) lalu ini, juga membahas tentang kondisi pasca fase tanggap darurat bencana banjir bandang.

Banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Senin (13/7) lalu itu merusak sejumlah infrastruktur termasuk rumah warga yang hanyut, terendam lumpur dan rusak berat. Sehingga tercatat sebanyak 37 korban jiwa, 40 orang hilang, 58 luka-luka dan 14.483 jiwa mengungsi di 76 titik di tiga kecamatan per Sabtu (18/7) lalu.

Di hadapan Bupati, Kepala Cabang ACT Sulawesi Selatan Catherin Imran memaparkan konsep ACT dalam menangani bencana yang menganut prinsip Total Disaster Management (TDM). “Untuk penanganan banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, kami menerapkan TDM, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan,” paparnya.

Catherin juga menambahkan bahwa ACT turut serta menghadirkan Humanity Food Truck untuk melayani para pengungsi, berupa truk yang dapat menyajikan ribuan porsi makanan gratis. Truk ini sendiri didatangkan langsung dari Wakaf Distribution Center ACT yang berlokasi di Bogor.

“Hingga kini, sudah 7 hari Humanity Food Truck ACT beroperasi dan ke depannya akan terus membersamai warga terdampak selama dibutuhkan. Ketika terjadi bencana kemanusiaan, fokus kami untuk melayani secara total. Dengan adanya Humanity Food Truck, semoga bisa dimanfaatkan untuk membahagiakan masyarakat yang terdampak. Apalagi truk ini sekali masak bisa seribu porsi dan menunya standar hotel bintang lima,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Indah yang mendengar pemaparan tim ACT merasa terharu dan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua relawan serta para dermawan yang telah memberikan perhatian kepada Kabupaten Luwu Utara. Indah berharap kerja sama ini dapat berlanjut seterusnya di masa pemulihan.

“Sejak awal terjadinya bencana hingga kini, kami merasakan betul kehadiran teman-teman ACT sangat membantu pemerintah dan masyarakat Luwu Utara. Khususnya di masa tanggap darurat banjir bandang yang melanda wilayah kami beberapa pekan yang lalu. Kami juga berharap kolaborasi ini dapat terus kita sinergikan di masa mendatang termasuk di masa recovery atau pemulihan pasca banjir bandang. Dan kami ucapkan terima kasih kepada para donatur, orang-orang baik yang menyalurkan perhatian, baik berupa donasi dan doa melalui ACT,” ucapnya.

Catherin juga berharap mereka bisa membersamai masyarakat Luwu Utara kembali dalam berbagai program pemulihan. Oleh karenanya, Catherin juga mengajak serta para dermawan untuk terus membersamai Luwu Utara pada masa setelah bencana ini.

“Tentunya kita juga berharap dapat membersamai kembali masyarakat dalam pemulihan pascabencana nantinya. Untuk itu kita juga mengajak para dermawan agar terus menunjukkan kepeduliannya kepada para penyintas di Luwu Utara,” ajak Catherin.