Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan Ajak Warga Lampung Bantu Sesama

Bandar Lampung, relawan.id – Florentino Napitupulu Pengusaha Kopi Hitado sangat bangga dengan Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan yang diinisiasi Aksi Cepat Tanggap yang diluncurkan di Lampung, Sabtu (7/8). Menurut Florentino, konsep ambil secukupnya dan beri sebanyak-banyaknya sangat bisa menggerakkan masyarakat untuk bergotong-royong membantu yang membutuhkan. Ia sendiri pun menyumbangkan beberapa gelas kopi setiap pekan melalui Lumbung Sedekah Pangan ACT Lampung.

“Harapanya gerakan bisa berlanjut sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat  menikmati sebagian dari rezeki masyarakat yang lain,” kata Florentino. Tidak hanya itu, ia berjanji akan berkomunikasi dengan gereja tempat ibadahnya untuk mendukung Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan di Lampung.

Di sisi lain, Senen-yang sehari-hari memulung barang bekas dan sampah plastik untuk mencukupi kebutuhan keluarga- menjadi salah satu penerima manfaat Lumbung Sedekah Pangan ACT Lampung. Ia sangat bersyukur masih ada orang baik di Lampung yang peduli kepada masyarakat prasejahtera.

“Kalau hari Jumat banyak yang ngasih makan, cuma kalau hari biasa enggak ada. Terima kasih buat yang ngasih bantuan lewat ACT ini,” ucap Warga Teluk Betung ini.

Ayah empat anak ini setiap hari berkeliling mendorong gerobak hingga daerah Pahoman Bandar Lampung, sekitar lima kilometer dari rumahnya. Kata Senen, harga rongsok terjun bebas sejak awal pandemi corona. Kini dirinya hanya mendapat penghasilan paling tinggi Rp50 ribu per hari.

Kepala Cabang ACT Lampung, Dian Eka Wahyuni menerangkan, Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan bermaksud mengajak publik untuk bersama membantu kehidupan masyarakat prasejahtera yang ekonominya semakin terhimpit karena pandemi. Selain itu, Lumbung Sedekah pangan juga memfasilitasi langsung masyarakat yang ingin berbagi.

“ACT Lampung mengajak masyarakat membantu satu sama lain. Bantuan yang disalurkan bisa berupa bahan pokok, air minum, sayur mayur, suplemen kesehatan, dan bahan kebutuhan sehari-hari lain,” kata Dian.

Ke depan, akan diletakkan rak di sejumlah lokasi yang telah dijadikan Lumbung Sedekah Pangan. Masyarakat dapat meletakkan sedekah ataupun mengambil langsung hasil sedekah yang diletakkan di rak tersebut.

“Lumbung Sedekah Pangan juga akan ditempatkan di beberapa lokasi yang layak mendapatkan bantuan pangan. Pengumpulannya mengajak jemaah masjid, sivitas akademik di sekolah-sekolah,” lanjut Dian.

Ia juga mengatakan, bukan hanya pandemi, kehadiran Lumbung Sedekah Pangan juga menjadi kesiagaan dalam menghadapi musim kemarau, yang mana potensi kekeringan dan kekurangan bahan makanan biasanya menimpa masyarakat di sejumlah daerah di Lampung.