Rayakan Jumat dengan Wakaf, Ini Solusi Perbaiki Ekonomi Umat

Jakarta, relawan.id – Kehadiran virus corona atau (Covid-19)  telah membuat situasi ekonomi di seluruh dunia memburuk. Bahkan, lembaga keuangan dunia seperti International Monetary Fund (IMF) telah memproyeksikan bahwa ekonomi global tumbuh minus di angka 3%. Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Seberapa besar pengaruh covid-19 terhadap perekonomian Indonesia?

Dampak yang jelas terjadi di Indonesia adalah indeks harga saham dan nilai tukar rupiah semakin turun, sektor usaha kecil menengah sepi pembeli, beberapa perusahaan swasta terpaksa memutus hubungan kerja dengan karyawan hingga banyak pula perusahaan yang mengalami gulung tikar.

Selain itu, populasi penduduk Indonesia di dominasi oleh kategori masyarakat yang berpenghasilan rendah dan bekerja di sektor informal dan usaha mikro. Tentunya beberapa kondisi tersebut pada akhirnya memicu naiknya tingkat pengangguran dan juga angka kemiskinan. Bahkan belakangan mulai muncul beragam tindak kriminalitas demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Oleh karena itu, dibutuhkan solusi untuk menghadapi hal itu, yaitu dengan wakaf, karena wakaf sebagai fasilitas umat yang ingin menjaga keberkahan dan kekekalan harta untuk taqarrub kepada Allah, menggapai kebaikan dan ridha-Nya. Wakaf adalah sedekah yang paling mulia dan bentuk perniagaan terbaik dengan Allah SWT. Sehingga Allah SWT menjanjikan pahala yang sangat besar bagi orang yang berwakaf, dengan melimpahkan aliran pahala dan kebaikannya sampai hari kiamat.

Adapun wakaf sebagai instrumen keuangan sosial Islam pun turut berperan penting bagi kesejahteraan umat. Bentuk harta yang dapat dimanfaatkan tidak hanya terpaku pada tanah sebagaimana pendapat mayoritas masyarakat Indonesia.

Harta yang dapat di wakafkan antara lain dapat berupa uang, kendaraan, bangunan, surat berharga, hak kekayaan intelektual, dan harta benda bergerak atau tidak bergerak lain yang sesuai dengan ketentuan syariah dan peraturan perundang-undangan.

Pada masa seperti sekarang ini misalnya, kita dapat mewakafkan sejumlah uang untuk kemudian digunakan pada kegiatan produktif sehingga dapat memberdayakan UMKM atau masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi.

Salah satu contohnya adalah yang dilakukan kepala desa di Jawa Timur yang mewakafkan tanah miliknya untuk dijadikan pemakaman jenazah pasien positif corona. Atau dapat pula tanah wakaf yang di kelola oleh nazhir dijadikan lahan persediaan pangan seperti ditanami sayur mayur dan buah-buahan sehingga ketahanan pangan tetap terjaga seterusnya.

Tak hanya tanah, kita juga bisa mewakafkan kendaraan ambulance, atau alat kesehatan bagi para tenaga medis maupun alat penunjang pernapasan bagi para pasien akan sangat membantu negara ini dalam menangani para pasien positif corona.

Bahkan apabila semua kebijakan dan instrument keuangan sosial Islam ini berjalan dengan baik, kita tidak hanya merasakan pulihnya kondisi ekonomi tetapi juga kondisi kesehatan bersama yang semakin membaik. Maka, inilah saatnya untuk kita fokus dalam memberdayakan keuangan sosial Islam demi tercapainya kesejahteraan bersama.

Yuk, sedekah di hari terbaik via tautan: INDONESIADERMAWAN.ID/MariBerwakafTunai atau transfer via rekening Yayasan Global Wakaf BNI Syariah: 6600001180