Kapan Kita Harus Menggunakan Disinfenkan Atau Sanitizer, Kenali Waktunya

Jakarta, relawan.id – Menjaga kebersihan tangan merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan terus-menerus di tengah pandemi Covid-19 sekarang. Kondisi tangan yang bersih bisa mengurangi risiko kita terinfeksi penyakit ini. 

Disertai dengan melakukan jaga jarak dan menggunakan masker, tiga hal ini merupakan senjata dalam melindungi diri dari Covid-19.

Tiga hal ini penting karena virus yang membawa Covid-19 bisa masuk ke sistem tubuh melalui hidung, mata, dan mulut melalui tangan yang sudah terkontaminasi. Oleh karena itu, menjaga kebersihan tangan ini penting untuk dilakukan.

Cara terbaik yang bisa dilakukan untuk membersihkan tangan adalah dengan menggunakan air dan sabun. Walau begitu, pada kondisi ketika air bersih tak tersedia, hand sanitizer merupakan pilihan yang dapat digunakan.

Istilah lain yang kerap muncul dan digunakan selain sanitizer adalah disinfektan. Karena bentuknya yang mudah dibawa, banyak yang keliru menyangka bahwa keduanya merupakan hal yang sama.

Perbedaan Sanitizer dan Disinfektan

Membersihkan tangan secara biasa atau hanya menggunakan air hanya bisa menghilangkan kotoran tanpa membunuh kuman atau patogen yang menempel di tangan. Sedangkan ketika menggunakan sanitizer, selain kotoran yang menghilang, kuman dan patogen yang menempel di tangan bisa ikut menghilang.

Dilansir dari The Health Site, dibanding dengan sanitizer, disinfektan memiliki kandungan kimia lebih tepat yang membunuh lebih banyak kuman. Dibanding sanitizer, disinfektan bisa lebih banyak membunuh kuman terutama yang berada di permukaan sulit. Produk seperti pemutih bisa berfugsi baik sebagai sanitizer maupun disinfektan dengan takaran yang berbeda.

Kapan Waktu Terbaik untuk Mencuci, Menggunakan Sanitizer, atau Disinfektan

Pada masa pandemi seperti saat ini, kebersihan tangan dan berbagai hal menjadi perhatian kita secara lebih besar. Walau begitu, kita perlu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan atau benda di sekitar kita, menggunakan sanitizer, maupun disinfektan.

Mencuci

Mencuci dengan air bersih (tanpa sabun) bisa dilakukan untuk buah dan sayur. Kamu tidak perlu menggunakan sanitizer maupun disinfektan pada buah dan sayur.

Pastikan untuk mencuci terlebih dahulu buah dan sayur ini sebelum mengonsumsinya. Jangan mencucinya terlebih dahulu karena menyimpannya dalam kondisi sudah dicuci bisa menyebabkan tumbuhnya kuman. Mencuci tangan dengan air juga penting dilakukan sebelum makan.

Menggunakan Sanitizer

Menggunakan sanitizer hanya disarankan untuk diugunakan ketika tidak ada akses terhadap air dan sabun. Pasalnya, kandungan antibiotik pada sanitizer bernama triklosan bisa menyebabkan resistensi antibiotik dan bahkan bisa membunuh kuman baik.

Dokter menyarankan bahwa produk berbahan alkohol bisa sangat efektif untuk membunuh kuman. Gosokkan tangan selama 20 hingga 30 detik atau hingga tangan kering. Sanitizer membutuhkan setidaknya 60 detik untuk membunuh kuman.

Pada berbagai benda lain, kamu juga bisa menggunakan sanitizer terutama pada permukaan yang tidak terkontaminasi bakteri berbahaya. Peralatan masak, piring, tempat memasak, serta mainan anak-anak juga bisa menjadi obyek yang digunakan sanitizer.

Menggunakan Disinfektan

Disinfektan sebaiknya dilaukan pada lapisan bersih yang tampak terkontaminasi cairan tubuh, darah, serta sejenisnya. Di rumah, kamu perlu melakukan disinfeksi pada toilet dan wastafel.