Tips Tetap Waras Selama PSBB

Jakarta, relawan.id – Sejak Indonesia pertama kali mengonfirmasi kasus COVID-19 pada 2 Maret lalu, hingga kini belum terlihat adanya penurunan angka penularan. Bahkan, angka kenaikannya makin mengkhawatirkan, sehingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus menarik tuas “rem darurat” dengan kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Senin, 14 September 2020.

“Pelaksanaan PSBB di DKI Jakarta akan mulai dilaksanakan 14 September,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers secara virtual dari Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, pada hari Ahad (13/9/2020).

Dengan diberlakukannya kembali PSBB, ini mengharuskan warga untuk membatasi kegiatan yang dilakukan di luar rumah. Sebagian besar karyawan pun akan bekerja dari rumah.

Tak bisa dimungkiri aktivitas di rumah aja kadang tak mudah, khususnya bagi kesehatan mental. Lantas, apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga diri kita tetap “waras”?

1. Jaga pikiranmu.

Membaca, menonton, atau mendengarkan berita tentang Covid-19 dapat memicu rasa cemas dan ketakutan. Kamu dapat mencari pembaruan informasi di waktu tertentu pada sore hari, sekali atau dua kali. Menerima informasi secara terus menerus dapat menyebabkan kecemasan bagi siapa pun.

Menurut World of Health Organizations (WHO), mencari informasi dari sumber yang terpercaya dan kredibel dapat membantumu membedakan fakta dan hoax. Fakta dinilai dapat mengurangi rasa takut.

2. Bersosialisasi secara online.

Kamu diharuskan tetap tinggal di rumah dan menjauhkan diri dari keramaian sosial. Namun, bukan berarti kamu harus meninggalkan aktivitas sosialisasi yang biasa kamu lakukan dengan lingkunganmu!

Coba bersosialisasi secara virtual melalui email, video call, teks, dan aplikasi serupa yang biasa kamu gunakan. Nikmati sosialisasi secara virtual dan ngobrol seru untuk mengalihkan pikiranmu dari beban emosional.

3. Tetap produktif.

Melakukan hal produktif dapat menjauhkanmu dari siklus pikiran yang negatif. Kamu bisa melakukan hobi yang kamu sukai di rumah, membersihkan lemari atau melakukan projek DIY (Do It Yourself). Melakukan sesuatu yang positif dan tetap sibuk untuk mengatasi kecemasan adalah strategi koping yang sehat. Beri hadiah untuk dirimu sendiri, tidak peduli seberapa kecil.

4. Jaga rutinitas.

Cobalah sebisa mungkin untuk tetap mempertahankan rutinitas lama atau membuat rutinitas baru jika keadaan sudah berubah. Buatlah waktu makan, tidur, mandi dan berpakaian yang konsisten. Hal yang dapat diprediksi membuatmu merasa memiliki kontrol terhadap keadaan. Menggunakan strategi koping yang berhasil di masa lalu dapat bermanfaat bagi kamu sekarang.