Ini Tips Aman Pesan Makanan Online Saat PSBB

Jakarta, relawan.id – PSBB DKI Jakarta mulai berlaku hari ini. Kalau mau pesan makanan online, ada tips yang perlu diperhatikan agar kamu terhindar dari risiko penularan Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai hari ini, Senin (14/9). Kebijakan ini mempengaruhi berbagai sektor, termasuk usaha makanan seperti restoran dan rumah makan.

Anies melalui Instagramnya (11/9) mengatakan, “Seluruh usaha makanan seperti rumah makan hanya boleh menerima pesanan untuk dibawa pulang/diantar.” Dengan kata lain, restoran dan rumah makan tidak bisa lagi melayani pengunjung makan di tempat (dine-in).

Nah, bagi kamu yang ingin memesan makanan online, seperti lewat ojek online (ojol) atau drive thru, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal ini demi menjaga kesehatan sekaligus keamanan makanan di tengah pandemi Covid-19.

Berikut 5 tips aman pesan makanan online selama masa PSBB DKI Jakarta:

1. Membayar dengan uang elektronik

Dikutip dari Good Housekeeping (25/3/2020), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan panduan untuk memesan makanan online yang juga cocok diterapkan di Indonesia. Salah satu yang utama adalah memanfaatkan teknologi pembayaran online.

Sebaiknya gunakan uang elektronik sehingga tak ada kontak fisik antara pembeli dengan penjual/pengantar. Kalaupun terpaksa menggunakan uang tunai, taruh uang itu di satu tempat, lalu biarkan diambil oleh penjual/pengantar sendiri.

2. Langsung membuang plastik kemasan makanan

Saat menerima paket, usahakan tidak bersentuhan atau berdekatan dengan kurir maupun ojol. Kamu bisa meminta mereka menaruh makanan di teras atau di depan pagar. Setelah itu, barulah ambil sendiri.

Kemudian setelah mengambil pesanan makanan, segera buang plastik atau kemasan makanan yang menyertainya. Dr. Donald Schaffner, Ph.D selaku spesialis ilmu pangan mengatakan ada penelitian yang menemukan virus Covid-19 bisa bertahan 72 jam di plastik.

Dr. Schaffner menegaskan, meski risiko penularan Covid-19 melalui hal ini terbilang rendah, tak ada salahnya tetap berjaga-jaga.

Setelah itu segera pindahkan makanan ke piring atau wadah bersih. Usahakan tidak memindahkan makanan langsung dengan tangan telanjang, tapi gunakan alat makan.

3. Cuci tangan sebelum makan

Hal terpenting dari pencegahan Covid-19 adalah rajin cuci tangan. Hal ini juga berlaku ketika kamu memesan makanan online via ojol atau drive-thru.

Setelah menerima paket dari ojol lalu memindahkan makanan ke piring bersih, segera cuci tangan. Lakukan minimal 20 detik di bawah air mengalir. Pastikan gunakan sabun untuk menghilangkan virus maupun bakteri dengan efektif.

Hal sama juga berlaku ketika kamu pulang beli makanan via drive-thru. Saat sampai rumah, usahakan langsung cuci tangan.

4. Pakai sarung tangan dan jaga jarak saat drive-thru

Tak ada salahnya jika kamu memakai sarung tangan saat bertransaksi via drive thru. Ini karena kamu tidak bisa cuci tangan dengan segera. Lalu setelah menerima makanan, taruh di area mobil yang jarang disentuh, misal di bagian bawah dekat kaki atau bagasi.

Kalau tidak ada sarung tangan, pastikan membawa hand sanitizer. Gunakan cairan pembersih tangan ini sesaat setelah bertransaksi dan mengambil makanan. Tapi ketika sampai rumah, kamu tetap harus langsung cuci tangan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menjaga jarak. Saat di drive-thru hindari terlalu dekat dengan petugas atau dengan orang lain yang ada di sekitar.

5. Sebaiknya pesan makanan matang

Ahli gizi dari Universiti Malaya Specialist Centre, Rozanna M. Rosly mengatakan ada baiknya pesan makanan matang. Hindari pesan makanan mentah untuk mencegah keracunan makanan.

“Kalau pesan makanan mentah, kemasan dan penyimpanannya harus dipisah dari makanan matang untuk mencegah kontaminasi silang,” jelasnya.

Kemudian lebih baik lagi jika kamu memanaskan makanan sebelum menyantapnya. Suhu yang disarankan adalah 65 derajat Celcius, ungkap FDA.