MRI Kalteng Distribusikan Bantuan untuk Terdampak Banjir di Seruyan

Kalteng, relawan.id – Belasan desa yang berada di wilayah Kecamatan Seruyan Tengah  dan Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah,  terendam banjir.  Ketinggian air mencapai 50 cm hingga 1 meter itu terjadi akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari ini, Ahad (13/9/2020).

Merespon hal itu, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Kalteng mendistribusikan bantuan kepada korban banjir di Desa Durian Tunggal, Kabupaten Seruyan pada Ahad (13/9) lalu.

“Sedari subuh, tim langsung membantu para penyintas. Aktivitas yakni penyaluran logistik bantuan berupa sembako di antaranya beras dan telur, kemudian alat kebersihan berupa sabun dan detergen, lalu popok dan pembalut. Kegiatan ini dilaksanakan bersama perangkat desa di rumah-rumah warga terdampak,” ungkap Koordinator MRI Kalimantan Tengah Adi Cahyono.

Sampai Senin (14/9) ini, warga Desa Durian Tunggal Masih harus mengungsi ke tempat keluarganya yang bermukim di perbukitan. Sebagian lagi memilih membuat tempat tinggal darurat di atas plafon atau lanting di depan bangunan rumah mereka.

“Kalau air sudah sampai atap, mereka langsung mengungsi juga. Ujian bagi warga semakin lengkap dengan listrik yang sudah beberapa hari dimatikan. Informasi terakhir ketinggian air mencapai sekitar 2 meter,” kata Adi.

Banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat sejak Ahad (6/9) lalu. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan dalam keterangannya bahwa laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak menyatakan banjir telah merendam 12 desa di enam kecamatan.

Banjir diperkirakan merendam 416 rumah. Selain itu, satu unit rumah dilaporkan rusak sedang dan tiga rumah lainnya mengalami rusak ringan akibat longsor. Merespons bencana ini, ACT Kalimantan Barat mengirim bantuan berupa puluhan paket sembako kepada para penerima manfaat pada Kamis (11/9) lalu.

“Bantuan yang kita berikan yakni berupa beras, minyak goreng, susu kental manis, ikan kaleng, dan langsung kita koordinasikan pendistribusiannya dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memenuhi kebutuhan dasar mereka setelah mengalami bencana,” ujar relawan MRI, Nircho Dwi Anggoro.

Kabar terakhir dari tim yang bertugas di lokasi pada Senin ini, banjir di Kabupaten Landak sudah mulai surut. Namun giliran Kabupaten Melawi, Kapuas Hulu, Sintang, dan Ketapang. Sementara tim sendiri telah difokuskan di Kabupaten Melawi.

“Kita sudah membuka posko dan menyiapkan rencana aksi, tim relawan kita juga telah sampai di sana. Di Pontianak juga tim sedang menggalang dana untuk kebutuhan darurat para pengungsi. Saat ini informasinya banjir juga sudah cukup tinggi di sana, mencapai atap. Bahkan kabarnya sudah ada satu korban jiwa,” ujar Nircho.

Nircho pun mengajak masyarakat untuk tetap membersamai para korban banjir bersama ACT dan MRI untuk bersama-sama membersamai para penyintas banjir di Kalimantan. “Kami berharap kepedulian para dermawan terus mengalir di saat-saat seperti ini. Bantuan terbaik dapat disalurkan melalui laman Indonesia Dermawan, atau transfer langsung ke rekening BNI Syariah atas nama Aksi Cepat Tanggap di nomor 66 00000 12,” ajak Nircho.

Begitu juga dengan Kalimantan Tengah yang saat ini tengah menghadapi musibah serupa. “Kedermawanan dapat disalurkan melalui rekening BNI Syariah di nomor 88 00000 490 atas nama Aksi Cepat Tanggap. Semoga kedermawanan yang sampai, dapat menguatkan mereka dalam melewati bencana ini,” kata Adi.