Siaga Banjir Bandang Cianjur, Relawan MRI-ACT Sukabumi Bantu Evakuasi

Cianjur, relawan.id – Banjir bandang menerjang lima desa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Jumat malam 2 Oktober 2020. Banjir yang mencapai dua meter dipicu meluapnya Sungai Cisokan setelah hujan deras yang turun selama beberapa jam. 

Ada lima desa yang terkena banjir bandang di tiga kecamatan, seperti Desa Muara Cikadu di Kecamatan Sindangbarang dan Desa Karangsari Kecamatan Agrabinta. Wilayah yang terdampak paling besar ada di Kampung Cibolang, Desa Pusakasari, Kecamatan Leles.

Merespons bencana ini, Sabtu (3/10) malam, tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Sukabumi telah tiba di salah satu titik bencana, tepatnya di Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta. Sebanyak 9 personel diturunkan untuk bergabung dengan tim tanggap darurat lain. Berbagai aksi nantinya akan dilakukan, di antaranya melakukan evakuasi serta pembersihan lokasi terdampak jika kondisi sudah memungkinkan. Hal tersebut karena jika melihat kondisi cuaca, masih berpotensi turun hujan.

Kepala Cabang ACT Sukabumi Mega Afdal Fathir, Ahad (4/10) mengatakan, pagi ini tim tanggap darurat dari MRI-ACT Sukabumi telah bergabung dengan tim gabungan lainnya. Pagi ini telah dilaksanakan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk aksi yang akan dilakukan. Namun, Mega belum bisa memberikan informasi yang lebih banyak lagi, mengingat, sulitnya sinyal di lokasi kejadian.

“Laporan terakhir dari tim yang bertugas, pagi tadi sedang berkoodinasi. Kondisi di sana sulit sinyal komunikasi. Kita berharap semua akan baik-baik saja dan cuaca mendukung untuk dilakukan penanganan bencana,” harap Mega.

Dari data yang berhasil dikumpulkan tim MRI-ACT di lokasi kejadian, khususnya di Desa Sukamanah, Kecamatan Agrabinta yang menjadi salah satu titik terparah terdampak banjir, ada 887 warga terdampak bencana. Sebanyak 83 rumah dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian beragam. Saat ini, warga terdampak terpaksa mengungsi dengan minim persiapan. Mereka pun saat ini sangat membutuhkan bantuan.

Mega mengatakan, ACT selain mengirimkan tim tanggap darurat juga akan menyiapkan bantuan untuk korban terdampak. Hadirnya bantuan ini pun terbuka bagi siapa pun yang ingin ikut terlibat dalam aksi kebaikan. Melalui laman Indonesia Dermawan, masyarakat bisa menyalurkan sedekahnya.