Cegah Kelaparan, MRI Kota Depok Lakukan Aksi Operasi Makan Gratis

Depok, relawan.id – Lembaga nirlaba asal Inggris yang fokus pada pembangunan penanggulangan bencana dan advokasi, Oxfam memperingatkan potensi kematian akibat kelaparan di masa pandemi Covid-19 diperkirakan mencapai 12 ribu per hari di akhir 2020. Hal ini yang mendorong Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) untuk melakukan ikhtiar memberantas kelaparan di beberapa wilayah salah satunya di Kota Depok.

Kota Depok sendiri masih memiliki potensi memiliki angka kelaparan yang tinggi apabila dampak ekonomi dari Covid-19 terus berlanjut hingga akhir tahun 2020 ini.

Oleh karena itu, MRI Kota Depok melakukan aksi Operasi Makan Gratis di Tempat Pembuangan Akhir Cipayung, Kota Depok pada hari Kamis (12/11/2020) kemarin. Aksi ini melibatkan 11 Relawan MRI Kota Depok untuk mendistribusikan lebih dari 200 paket nasi di TPA Cipayung, Kota Depok.

Para relawan bersinergi dengan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Depok untuk membantu masyarakat dan pekerja di dalam kompleks TPA Terpadu Kota Depok. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) TPA Cipayung Bapak Asep Q dan kemudian langsung didistribusikan bersama relawan dan pihak TPA Cipayung.

“Operasi Makan Gratis ini bertujuan untuk menumpas kelaparan di Kota Depok, Kami berharap kita semua sadar akan pentingnya peduli terhadap tetangga, lingkungan dan masyarakat yang terdampak covid supaya tidak ada lagi kelaparan di Kota Depok,” kata Kepala Program ACT Kota Depok, Zaid Muzayyan, (Kamis, 12/11/2020).

Selain itu relawan juga merasakan langsung kondisi TPA Cipayung sehingga dapat melakukan pemetaan wilayah dan pendataan kondisi lingkungan.

Sementara itu, Faruqi Arief selaku Ketua Harian 2 MRI Kota Depok juga mengatakan, relawan harus lebih peka dan sadar kondisi kondisi lingkungannya masing masing. Kepekaan relawanlah yang pertama kali harus muncul sebelum turun ke dalam dunia relawan.

“Dengan teman-teman relawan sadar akan kebutuhan masyarakat, disitulah teman-teman relawan bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan dimulai dari hal hal yang kecil. Masih banyak lokasi dan titik yang belum kita datangi dan ketahui terkait kebutuhan dan dampak apa yang dirasakan masyarakat dari pandemi ini,” ujar Faruqi.

Harapannya semua elemen pemerintahan, komunitas dan masyarakat dapat bersinergi untuk meminimalisir angka kelaparan di Kota Depok sehingga masyarakat dapat terbantu dan teringani bebannya. Aksi ini melanjutkan program Layanan Warteg Gratis yang pernah berjalan di Kota Depok. Layanan yang mengaktivasi 20 warteg di Kota Depok untuk membantu masyarakat dan menekan angka kelaparan di Kota Depok.