MRI-ACT Lumajang Terus Pantau Kondisi Gunung Semeru

Lumajang, relawan.id – Gunung api Semeru masih mengeluarkan lava pijar. Hal itu berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Jumat (4/12) pukul 18.00-24.00 WIB. Lima kali guguran lava teramati meluncur ke arah Sungai Besuk Kobokan dengan jarak luncuk 500-750 meter dari lidah. Sementara itu, cuaca terlihat cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara, dan timur laut, dan timur. Suhu udara 22 °C. 

PVMBG pun masih mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius satu kilometer dari kawah puncak Gunung Semeru, jarak 4 kilometer arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara, serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. 

Sementara itu, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Lumajang terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lumajang. Para relawan MRI juga menerapkan sistem piket atau jaga bergantian di posko induk di Dusun Kamar Kajang Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro.

“Giat MRI Lumajang hari ini dimulai dengan briefing kesiapsiagaan bersama semua elemen yang berada dibawah komando Darurat Semeru 2020. Setelah briefing selesai, tim dari MRI Lumajang terus memantau kondisi di lokasi kejadian dengan selalu berkoordinasi dengan tim BPBD dan tim Basarnas,” ujar Tim Program Aksi Cepat Tanggap Jember, Dani Ardisa, Sabtu (5/12/2020).

Aksi Cepat Tanggap bersama mitra dan para dermawan terus mengikhtiarkan bantuan terbaik. Pada Kamis (2/12), ACT Jember dan MRI Lumajang juga telah membagikan masker kepada warga di Dusun Curah Kobokan,  Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Sebelumnya, Selasa (1/12), Pascaerupsi Gunung Semeru, MRI Lumajang dan tim Disaster Emergency Response ACT Jember pun melakukan pemantauan. 

Menurut hasil pantauan tim DER, akibat hujan deras material erupsi Gunung Semeru terbawa oleh arus air. Apabila terjadi susulan aliran lahar, maka daerah yang akan terdampak adalah Dusun Sumbersari, Dusun Gumukmas, Dusun Curah Kobokan, dan Dusun Supiturang. “Saat itu, masih banyak warga yang enggan mengungsi,” kata Dani.

Kini Gunung yang berada di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang masih berada dalam tahap tanggap darurat hingga Senin (7/12). Status itu akan diperpanjang seminggu lagi jika PVMBG belum bisa memastikan status aman.