MRI-ACT Maluku Utara Dirikan Dapur Umum untuk Terdampak Banjir Bandang Halmahera Utara

Malut, relawan.id – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Maluku Utara mendirikan dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa dan banjir bandang di Halmahera Utara, Ahad (31/1/2020). Sebelumnya ratusan rumah warga terendam banjir akibat hujan deras yang melanda Halmahera Utara, Maluku Utara pada 17 Januari 2021.

Selain mendirikan dapur umum, relawan MRI-ACT Maluku Utara juga mengunjungi Desa Roko, Kecamatan Galela Barat, Kabupaten Halmahera Utara. Desa ini adalah salah asut desa yang juga terdampak banjir bandang yang menenggelamkan puluhan rumah warga, hingga hari ini pun masyarakat masih bertahan di pengungsian, karena masyarakat masih takut, mengingat curah hujan yang masih besar.

“Alhamdulillah, Tepat hari Ahad (31/1/2021), ini merupakan hari ke dua tim Relawan MRI-ACT Maluku mendirikan dapur umum untuk membantu masyarakat penyintas gempa dan banjir bandang di Halmahera utara. TIm juga mendistribusikan 200 nasi kotak siap saji untuk para pengungsi,” ujar relawan MRI-ACT, Syam.

Sementara itu, Kepala Desa Roko, Albertinos mengapresiasi atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak. “Saya sangat berterima kasih atas aksi para relawan serta bantuan yang di berikan oleh para donatur kepada kami yang terdampak bencana,” tukas Albertinos.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara, Abner Manery  mengatakan, ada empat kecamatan di Halmahera Utara yang terkena dampak banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai setinggi lutut orang dewasa hingga 1 meter. Empat kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Galela Selatan di antaranya Desa Igobula, Desa Togawa, dan Desa Soakonora.