MRI-ACT Madiun Bantu Penanganan Bencana di Nganjuk

Madiun, relawan.id – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Madiun mengirimkan relawannya untuk membantu evakuasi dan penanganan korban banjir serta tanah longsor di Kabupaten Nganjuk.

“Ada sebanyak 19 relawan yang dikirim MRI-ACT Madiun untuk membantu penanganan bencana di Nganjuk. Mereka bergabung dengan para relawan Emergency Respond Management (ERM) yang berasal dari Madiun, Surabaya, Kediri, dan Malang,” ujar Komandan ERM MRI-ACT Madiun, Aferu Fajar, Rabu (17/2/2021).

Menurut dia, dalam penanganan bencana tersebut relawan MRI-ACT Madiun dibagi menjadi dua tim yang turun di wilayah terdampak banjir dan longsor.

Untuk wilayah banjir yang sudah mulai surut, para relawan membantu dalam pembersihan sisa lumpur dan kotoran, sedangkan untuk wilayah longsor di Desa Ngetos hingga kini masih dilakukan pencarian korban yang belum ditemukan.

“Pembagian tim dilakukan karena peristiwa banjir dan longsor tidak terjadi dalam satu daerah. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kerumunan para relawan dibagi sesuai tupoksinya,” kata Aferu Fajar.

Rencananya tim MRI-ACT Madiun akan berada di lokasi bencana hingga beberapa hari. Para relawan tidak hanya membantu dalam proses evakuasi korban, namun juga melakukan pendampingan dan pemulihan kondisi para korban. Utamanya adalah mental anak-anak dan keluarga yang ditinggalkan serta kehilangan rumah.

Diketahui, hujan dengan intensintas sedang sampai tinggi pada Ahad (14/2) yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB sampai 19.00 WIB, mengakibatkan tebing longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk pada pukul 18.00 WIB.