Wujudkan Kesejahteraan Pangan, ACT Malang dan YP3I Distribusikan 5 Ton Beras

Malang, relawan.id – Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama para dermawan terus berkomitmen mewujudkan kesejahteraan pangan bagi setiap masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui Gerakan Sedekah Pangan Nasional (GSPN). Gerakan ini terwujud lewat berbagai program terbaik seperti saat Global Wakaf – ACT Malang bersama Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I) mendisitribusikan 5 ton beras dan Air Minum Wakaf beserta ubi yang dipanen dari para petani di Pacet, Mojokerto pada Senin (15/2/2021) dan Selasa (16/2/2021) kemarin.

Pendistribusian bantuan program Wakaf Pangan Produktif ini dilakukan ke berbagai pondok pesantren yang ada di Malang Raya, mulai dari Kecamatan Lawang, Kecamatan Pujon, Kecamatan Singosari, Kecamatan Dau, Kecamatan Poncokusumo. Setiap pondok pesantren mendapatkan 1 ton beras dan Air Minum Wakaf serta ubi.

Selain melakukan pendistribusian, Tim Global Wakaf – ACT Malang dan YP3I bersilaturahmi kepada para ulama pengasuh pesantren untuk menguatkan sinergi satu sama lain. Dalam hal ini juga mengaktivasi para santri agar dapat menjadi dalam bagian SANTANI (Santri Taruna Tani) sehingga mampu menjadi bagian dari ketahanan pangan bangsa.

“Ini bagian dari ikhtiar kami menguatkan peran pesantren dan ketahanan pangan bangsa. Harapannya dari pesantren dan santri nantinya, bisa terwujudnya kekuatan pangan,” ucap Gus Yusuf sebagai perwakilan YP3I.

Para ulama pun berpesan agar senantiasa menjaga persatuan demi kebaikan umat. “Gerakan seperti ini penting dan semua umat wajib berpartisipasi. Dengan demikian problematika umat akan sangat mudah diselesaikan jika kita berjemaah,” ucap Abuya K.H. Nur Hasanuddin selaku pengasuh Pondok Pesantren Darus Sa’adah.

Beras Wakaf dan Air Minum Wakaf yang didistribusikan merupakan produk hasil pengoptimalan dana wakaf yang dikelola oleh Global Wakaf – ACT. Bantuan tersebut kemudian didistribusikan keberbagai pondok pesantren hingga masyarakat tepian pelosok Kabupaten Malang. Sementara ubi yang didistribusikan merupakan hasil petani Pacet, Mojokerto yang harganya anjlok kemudian dibeli dengan harga terbaik oleh ACT.

Program-program ketahanan pangan inilah yang memotori Gerakan Sedekah Pangan Nasional. Gerakan ini diinisaisai oleh ACT untuk terus berkomitmen menjaga ketahanan pangan bangsa, mulai dari unsur petani dan pengelolaan pangan di hulu hingga pemenuhan pangan saudara sebangsa di hilirnya.