Hujan Guyur Jakarta, Pintu Air di DKI Jakarta Berstatus Siaga Satu

Jakarta, relawan.id – Tiga pintu air di DKI Jakarta berstatus siaga satu akibat hujan mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta pada Sabtu (20/2) dini hari. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, tiga pintu air yang berstatus siaga satu adalah Sunter Hulu, Karet, dan Angke Hulu.

Data BPBD Jakarta pukul 06.00 WIB, pintu air Karet mengalami kenaikan status menjadi awas/ siaga satu dengan ketinggian 640 cm. Kemudian, pos pantau Sunter Hulu untuk aliran kali Sunter mengalami kenaikan status menjadi siaga satu dengan ketinggian air mencapai 300 cm.

Pintu air Angke Hulu juga menjadi siaga satu dengan ketinggian air mencapai 350 cm.

Selain itu, beberapa pintu air berstatus siaga dua atau siaga yakni PA Manggarai untuk aliran sungai Ciliwung dengan ketinggian 875 cm, serta Pasar Ikan dengan ketinggian 202 cm.

Sedangkan pintu air yang berstatus siaga tiga atau waspada adalah Pesanggrahan dengan tinggi air 190 cm dan Cipinang Hulu dengan ketinggian 170 cm.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan DKI Jakarta menjadi satu dari 17 provinsi yang mengalami hujan lebat pada Sabtu (20/2). Hal itu disebabkan arah angin dari wilayah utara timur laut Indonesia bertiup menuju selatan dan berbelok ke arah timur di sekitar Pulau Jawa.

Ada pula angin yang bertiup dari arah selatan ke barat laut yang berbelok ke arah timur di sekitar Pulau Jawa. Dua arah angin ini lalu membentuk awan yang menyebabkan hujan tinggi.

BPBD DKI Jakarta juga mengingatkan cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga Sabtu (20/2). Curah hujan di berapa titik Jakarta pada Kamis (18/2) hingga Jumat (19/2) pagi sempat mencapai kondisi ekstrem.

Hingga pada Jumat (19/2), 99 RT di Jakarta Timur dan Barat terendam banjir. Untuk wilayah Jakarta Barat meliputi 3 kelurahan, terdiri atas 3 RW dan 3 RT, namun tidak ada pengungsi. Sedangkan, untuk wilayah Jakarta Timur, banjir meliputi 9 kelurahan, terdiri atas 31 RW dan 96 RT.