Pascabanjir Semarang, MRI-ACT Jateng Dirikan Posko Pelayanan Kesehatan

Semarang, relawan.id – Pascabanjir yang merendam sebagian wilayah Kota Semarang, warga keluhan kondisi kesehatan mereka. Seperti yang dialami warga Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Keluhan warga mulai dari sakit bagian kaki, gatal-gatal, diare, kepala pusing, hingga mual-mual.

Merespons kondisi tersebut, tim Masyarakat Relawan Indonesia(MRI-ACT) Jawa Tengah mendirikan posko pelayanan kesehatan di Dusun Pandansari Permai, Kelurahan Sawah Besar. Seratusan warga berdatangan memanfaatkan pelayanan kesehatan  gratis pada Jumat (5/3/2021) siang tersebut.

Hamas Rausyanfikr dari tim Program ACT Jawa Tengah, mengatakan, aksi kemanusiaan ini merupakan program lanjutan penanganan bencana banjir di Kota Semarang. “Sejak awal terjadi banjir, ACT menerjunkan relawan tanggap darurat untuk evakuasi. Selain itu, bantuan pun terus disalurkan melalui posko kemanusiaan yang telah berdiri,” jelas Hamas.

Setelah banjir surut, lanjut Hamas, saat ini warga tengah masuk masa pemulihan dan memulai kembali aktivitas normal. Di fase ini, MRI-ACT tak lepas tangan, melainkan terus mendampingi korban  bencana, salah satunya melalui pelayanan kesehatan gratis. Selain pelayanan kesehatan, pendampingan psikososial juga diberikan.

“Kami menghadirkan 13 tenaga medis yang terdiri dari perawat, dokter hingga ahli gizi,” tambah Hamas.

Perlu diketahui, banjir mengepung Kota Semarang pada awal Februari lalu. Terdata setidaknya 76 kelurahan di Ibu Kota Jawa Tengah itu terendam banjir. Selain banjir, tanah longsor juga melanda sejumlah titik dan memakan korban jiwa.