Aparat Israel Tangkap Mantan Mufrti Agung Yerusalem

Yerusalem, relawan.id – Tentara dan polisi Israel terus bertindak represif. Mantan Mufrti Agung Yerusalem Syekh Ikrima Sabri ditangkap di kediamannya pada Rabu (10/3/2021) waktu Palestina dengan alasan yang tidak jelas.

Sebelum penangkapan, rumah Ikrima di kawasan Al-Suwana, Yerusalem Timur dikepung oleh polisi dan intelijen Israel. Ini bukanlah kali pertama Ikrima ditangkap. Sebelumnya pada Januari 2021 lalu, Ikrima juga dilarang masuk ke Masjid Al-Aqsa.

“Zionis Israel tidak memiliki alasan yang jelas tentang penangkapan itu,” dikutip dari Al-Jazeera dari sumber yang tidak disebutkan namanya untuk alasan keamanan.

Ikrima merupakan salah satu khotib di Masjid Al-Aqsa. Ia konsisten menyerukan agar mempertahankan Kompleks Masjidil Aqsa dari pemukim Yahudi Israel yang ingin merebutnya. Karena sejak 2003 hingga sekarang aktivitas mereka di kompleks Al-Aqsa semakin masif, kecuali Jumat dan Sabtu.

The International Union for Muslim Scholars (IUMS)menyerukan untuk menjadikan hari Jumat, 12 Maret, besok sebagai hari dukungan untuk Masjid Al-Aqsa. Dukungan terhadap Al-Aqsa dan pembebasan Yerusalem yang diduduki adalah kewajiban dan kebutuhan agama.

IUMS mengatakan praktik penghancuran rumah dan pemindahan warga Palestina di Yerusalem oleh Israel merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Mari dukung perjuangan warga Palestina mempertahankan kota suci umat Islam dari Israel.