ACT Distribusikan Perlengkapan Kebersihan

Boyolali, relawan.id – Peningkatan aktivitas Merapi yang berbarengan dengan pandemi Covid-19 membuat penanganan bencana alam ini perlu kehati-hatian yang lebih. Virus mematikan tersebut mudah menyebar di tengah kerumuman warga. Sedangkan aktivitas warga di luar rumah bahkan berkumpul tak dapat dihindari, terlebih di lokasi pengungsian. Salah satu hal yang bisa dilakukan agar warga terhindar dari virus ialah menjaga kebersihan.

Melihat besarnya penyintas berpotensi tertular virus, membawa Aksi Cepat Tanggap (ACT) di awal Maret mendistribusikan paket perlengkapan kebersihan. Bantuan hasil kolaborasi dengan Colgate dan Palmolive ini diberikan bagi warga di Tlogolele, Selo, Boyolali. Tlogolele sendiri merupakan salah satu permukiman yang dekat dengan puncak Merapi dan memiliki potensi yang besar terdampak jika erupsi terjadi sewaktu-waktu.

“Penyerahan bantuan dilaksanakan di TPA Nururohman. Kami juga memberikan paket perlengkapan kebersihan bagi warga Dusun Tegal Pare, Desa Kingkang, Wonosari, Klaten. Total ada ratusan jiwa yang menerima bantuan perlengkapan kebersihan ini,” jelas Ardiyan Sapto dari tim Program ACT Solo Raya yang juga berharap agar seluruh penyintas terhindar dari paparan virus.

Tiyono, salah satu warga Tlogolele yang juga pengajar TPA Nururrohmah, mengungkapkan terima kasih atas bantuan yang ia dan warga kampung lainnya terima. Baginya, bantuan perlengkapan kebersihan ini sangat penting, apalagi di masa pandemi. “Saat ini kebersihan jadi sangat penting agar kondisi kita semua tetap sehat. Harapannya, bantuan serupa  bisa hadir kembali,” harapnya.

Selain di wilayah penyintas Merapi, sebelumnya, ACT juga mendistribusikan bantuan serupa ke penyintas longsor Sumedang. Titik-titik terdampak bencana memang menjadi salah satu fokus ACT mendistribusikan bantuan, termasuk perlengkapan kebersihan. Pasalnya, wilayah memiliki peluang besar menjadi klaster sebaran virus yang belum ditemukan obatnya ini.