Kesaksian Bara Menjadi Relawan Hingga Distribusi Humanity Food Truck Setiap Ramadan

Jakarta, relawan.id – “Pernah, malam lebaran saya tidur di Food Truck. Orang-orang pada kumpul bareng keluarga, saya masih aksi. Namun, itu tanggung jawab saya menjadi relawan, Insya Allah berkah,” kata Bara Andhika (24), anggota Masyarakat Relawan Indonesia Jakarta Selatan di sela-sela makan siangnya.

Rabu (24/3/2021) siang pukul 12.15 WIB, Bara bersama relawan MRI yang lain tengah mempersiapkan aksi distribusi makanan siap santap Humanity Food Truck, di RW 10, kelurahan Cilandak, Jakarta Barat. Sebelum aksi, para relawan menyempatkan diri untuk makan siang dan ibadah. Di sela-sela persiapan itu, Bara mengisahkan perjalanannya bergabung menjadi relawan.

Ia menceritakan, sudah lima tahun ikut aksi kemanusiaan bersama MRI. Perjalanan Bara dimulai saat ikut aksi buka bersama Ramadan 2016 di Jakarta. Saat itu, hati bara terenyuh saat melihat yang amat gembira menerima hidangan berbuka puasa. 

Selama menjadi relawan, Bara menyaksikan begitu banyak warga prasejahtera yang kesulitan mendapat makanan. Ia masih ingat, ketika Ramadan 2018, ia pernah bertemu seorang penerima manfaat yang tidak makan selama tiga hari, hidup seorang diri, dan mempunyai prinsip pantang meminta-minta.

“Saya kaget, di kota metropolitan Jakarta, ada orang yang belum makan. Padahal bulan Ramadan. Sejak saat itu, saya setiap hari selalu kirim makanan untuknya,” kata Bara. Kejadian itu membuatnya semakin yakin menjadi relawan kemanusiaan. 

Bagi Bara, menjadi relawan kemanusiaan adalah jalan agar hidup bermanfaat untuk orang lain. Sebab, ia percaya, sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat bagi manusia lain.