ACT Riau Bersama Beberapa Komunitas Adakan Pelayanan Kesehatan di Desa Terisolir

Kampar, relawan.id – Tim medis Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau bersama Komunitas Land Rover, Sigap, Donasi Rumah Tahfiz, SMANSA 92, Komunitas Pecinta Masjid, Pekanbaru 4WD Adventura memberikan pelayanan kesehatan di Desa Pangkalan Kapas, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Ahad (28/3/2021).

Untuk menuju lokasi, tim menempuh perjalanan berjam-jam dari Pekanbaru hingga sampai ke Desa Pangkalan Kapas.

Tim Program ACT Riau, Benny Andrizal mengatakan, pemilihan lokasi di Desa Pangkalan Kapas karena wilayah tersebut cukup terisolir dari keramaian kota dan akses kesehatan. Untuk berobat, warga harus keluar desa dengan melewati jalan yang belum sepenuhnya beraspal. Bahkan, jika hujan dengan intensitas tinggi, air sungai bisa naik dan menyulitkan perjalanan.

“Kesehatan menjadi salah satu hal yang penting di Desa Pangkalan Kapas. Untuk itu kami datang ke sini. Selain pelayanan kesehatan, kami juga memberikan edukasi agar warga bisa membiasakan hidup sehat dan lingkungan bersih,” jelas Benny.

Total 40an keluarga mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan pelayanan medis gratis ini. Dokter Andrian dari tim Medis ACT Riau mengatakan, mayoritas pasien datang dari kalangan ibu-ibu, mereka mengeluhkan penyakit lambung. Selain itu, darah tinggi, kolesterol hingga asam urat juga menjadi keluhan.

“Sambutan warga sangat baik dengan kehadiran kami. Mereka berharap aksi serupa bisa kembali digelar,” ungkap Dokter Andrian yang sebelumnya sudah pernah ke Pangkalan Kapas saat kondisi desa tersebut masih belum teraliri listrik.

Tak hanya urusan medis, ACT bersama berbagai komunitas datang ke Pangkalan Kapas juga diisi dengan agenda dakwah pedalaman oleh Ustadz Daeng Mukhlis. Tema yang disampaikan ialah Isra Mi’raj. Harapannya, dengan hadirnya pelayanan kesehatan serta dakwah ini bisa menjadi momentum kebangkitan peradaban Islam di wilayah pedalaman.