Relawan MRI-ACT NTT Sebut Kebutuhan Darurat Para Pengungsi Sudah Disampaikan

Flores Timur, relawan.id– Bantuan awal Sahabat Dermawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk penyintas bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) disampaikan ke penyintas di posko MAN 1 Flores Timur dan Posko Kantor Desa Lamahala, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, Selasa (6/4/2021) pagi. Bantuan itu berupa selimut, keperluan bayi, dan keperluan sanitasi.

Relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) NTT, Gafar Ismail menjelaskan, bantuan awal yang disampaikan itu merupakan kebutuhan darurat para pengungsi.

“Selimut sangat dibutuhkan mengingat hujan masih sering mengguyur membuat pengungsi kedinginan. Makanan dan sanitasi bayi juga amat dibutuhkan,” kata Gafar. Ia juga mengatakan, saat ini ada delapan posko di Kecamatan Adonara Timur dan belum semuanya bisa terjangkau bantuan.

Sementara itu, kondisi terkini menurut pantauan Gafar, air mulai surut. Beberapa warga sudah bersiap untuk melakukan pembersihan. Namun, ada juga warga yang tidak bisa melakukan apa-apa karena kehilangan seluruh harta benda, hingga tidak tersisa sedikitpun kecuali baju yang dikenakan.

Banjir bandang yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur menelan korban 128 jiwa, dengan rincian korban di Kabupaten Flores Timur 49 jiwa dengan jumlah korban jiwa di Kecamatan Adonara Timur sebanyak 9 orang, 2 diantaranya masih dinyatakan hilang. Laporan juga menunjukkan 67 jiwa di Kabupaten Lembata meninggal dunia dan di Kabupaten Alor 12 jiwa.