MRI-ACT Gelar Galang Dana untuk Para Penyintas Banjir Bandang

Klaten, relawan.id – Belum usai duka gempa yang mengguncang Sulawesi Barat dan banjir besar yang melanda Kalimantan Selatan pada Januari lalu, duka kembali datang bagi masyarakat Indonesia. Kali ini, kabar itu datang dari Nusa Tenggara Timur. Nyaris sebagian besar provinsi tersebut dilanda badai yang memicu bencana banjir bandang dan tanah longsor. Fasilitas umum dan permukiman rusak besar, ribuan jiwa terpaksa mengungsi, banyak korban luka-luka, begitu juga dengan ratusan korban jiwa  yang puluhan di antaranya masih dinyatakan hilang.

Bencana besar ini pun mengundang kepedulian, tak hanya dari warga NTT saja, tapi juga masyarakat yang tinggal di berbagai wilayah, terpisah ratusan kilometer bahkan berbeda waktu. Seperti kepedulian yang mengalir dari warga Klaten, Jawa Tengah. Menjelang Ramadan lalu, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Klaten menggalang donasi dari para pengguna jalan. Simpul-simpul keramaian jadi fokus utama.

Penggalangan kepedulian ini dilakukan mulai dari pasar, taman, alun-alun, simpang jalan, dan berbagai titik lainnya. Selama dua hari penggalangan, dana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp8 juta. Dan, dana tersebut akan disalurkan melalui ACT untuk program kemanusiaan di NTT.

Lukman Solehudin, tim Tanggap Darurat ACT yang saat ini berada di NTT mengatakan, hingga detik ini, penyintas bencana masih memerlukan berbagai macam bantuan. Beberapa titik pengungsian pun masih dihuni warga. Hal ini jelas menjadi duka kita semua, terlebih di momentum Ramadan masih ada saudara kita yang harus berjuang bangkit pascabencana.

“ACT sejak hari kejadian telah mengirimkan tim untuk merespons bencana ini, mulai dari relawan evakuasi hingga medis bertolak menuju NTT. Hingga kini pun bantuan dari masyarakat yang disalurkan melalui ACT tak ada berhentinya,” ungkap Lukman, Kamis (15/4/2021).

Masuk Ramadan, ACT pun tak mengendurkan semangat membantu penyintas banjir NTT. Bahkan, Kamis (15/4/2021) bantuan banyak tengah bertolak dari Surabaya menggunakan jalur laut menuju NTT. Kapal Kemanusiaan NTT dari ACT ini membawa pasokan logistik yang salah satunya disokong oleh Lumbung Beras Wakaf di Blora, Jawa Tengah.

“Uluran dari dermawan kami sampaikan, dan hingga kini pun masih sangat diperlukan untuk membangkitkan kembali asa penyintas bencana banjir di NTT,” tambah Lukman.