MRI-ACT Surabaya Berikan Bantuan untuk Keluarga Awak Kapal Nanggala 402

Surabaya, relawan.id – Kabar duka kembali menyelimuti Tanah Air, kali ini, 53 prajurit terbaik dari TNI-AL dinyatakan gugur dalam insiden tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan laut Bali, Ahad (25/4/2021) lalu.

Kesedihan mendalam masih dirasakan banyak pihak, terutama keluarga atas gugurnya 53 awak kapal bersama tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402.

Masyarakata Relawan Indonesia (MRI-ACT) Surabaya turut berduka cita atas peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, MRI-ACT Surabaya memberikan bantuan berupa 600Kg beras dan 300 kardus air minum wakaf kepada 6 keluarga awak Kapal Nanggala 402.

“Alhamdulillah telah terlaksana penyerahan bantuan 600Kg Beras dan 300 Kardus Air Minum Wakaf Kepada 6 keluarga awak kapal Nanggala 402 yaitu Mayor Wisnu Soebiantoro, Letda Munawir, Sertu Willy Ridwan Santoso,Serda Purwanto, Klk Eta Roni Effendi dan Mayor Whilly, S.T,” ujar Head of Volunteer Surabaya, Heri Setiawan, Rabu (28/4/2021).

Keluarga perajurit yang gugur dalam insiden tersebut, lanjur Heri pasti merasakan kesedihan mendalam. Sebab mengikhlaskan orang tersayang untuk pergi selama-lamanya bukanlah hal yang mudah dilakukan.

“Keluarganya bakal sendiri, ada yang anaknya baru lahir, dan kehilangan itu pasti berat. Saya kepikiran sejak berita Nanggala 402 hilang. Terbayang bagaimana crew Nanggala 402 menghadapi saat terakhir dalam kepanikan,” tambah Heri. 

“Semoga dengan sedikit ikhtiar ini dapat menjadikan keluarga yang ditinggalkan menjadi semakin tabah dan berjiwa patriot, sebagaimana para patriot awak Nanggal 402,” tambahnya.