MRI-ACT Distribusikan Bantuan untuk Korban Terdampak Banjir di NTT

NTT, relawan.id – Meski banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya sudah berlangsung sebulan, masih banyak warga yang memerlukan bantuan.

Banjir yang menerjang membuat rumah mereka rusak. Tak sedikit diantara warga yang meninggal dunia. “Padi, jagung (sehabis panen), barang-barang dapur hanyut, tidak kami sangka-sangka ini bulan 4 (bukan musim banjir),” ujar salah satu korban banjir yang tidak mau disebutkan namanya.

Merespon hal tersebut, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) melakukan distribusi bantuan kepada para korban bencana banjir bandang di NTT. Dalam pendistribusiannya.

Relawan MRI-ACT, Lukman Solehudin mengungkapkan, banjir bandang di NTT ini menjadi pilu kita bersama. Walau di tengah masa pandemi Covid-19, tak menyurutkan rasa kepedulian kepada sesama. 

“Terima kasih banyak kepada para dermawan yang telah membantu dan mendoakan saudara kita di NTT hingga akhirnya bantuan telah tersalurkan melalui MRI-ACT. Semoga Allah membalas kebaikan dari para donatur dan mengalir pahalanya untuk kedua orang tua. Aamiin yaa rabbal alamin,” ujar Lukman, Kamis (6/5/2021).

Selain itu, dia mengatakan, memasuki bulan Ramadhan lalu, saudara-saudara kita di NTT mengalami musibah yang menyisakan luka mendalam. Mereka tak bisa merasakan kebahagiaan bulan penuh berkah seperti sebelumnya. 

“Untuk membantu para korban, Alhamdulillah MRI-ACT dapat meringankan beban mereka dengan melakukan distribusi bantuan pangan untuk korban bencana alam di NTT,” tambahnya.

Secara total, korban banjir bandang yang melanda provinsi tersebut mencapai 222 orang per hari ini. Korban tersebut terdiri dari 177 orang meninggal dunia. Sedangkan, 45 orang lainnya dinyatakan hilang.