Israel Serang Palestina, Dukungan untuk Palestina dari Berbagai Penjuru Dunia Mengalir

Gaza, relawan.id – Duka warga Palestina atas serangan yang mereka terima dari pasukan zionis Israel di hari-hari terakhir Ramadan, turut dirasakan oleh hampir seluruh muslim di berbagai penjuru dunia. Beberapa negara juga telah menyatakan dukungannya, dan mengutuk penyerangan yang telah menyebabkan 21 warga Palestina meninggal dunia, dan ratusan orang lainnya terluka.

Turki salah satunya, di mana ribuan warganya berunjuk rasa pada Senin malam di depan kantor kedutaan besar Israel di Ankara, dan konsulat negara di Istanbul, sebagai bentuk protes atas kekerasan pasukan bersenjata Israel yang melakukan penyerangan terhadap warga sipil Palestina di sekitar Al-Aqsa dan Gaza.

Dilansir laman Aljazeera, para pengunjuk rasa nampak membawa bendera Palestina sambil meneriakkan, “Ganyang Israel, Turun bersama Amerika”. 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga mengecam tindakan Israel dan menyatakan dukungannya ke warga Palestina. Ia juga telah menghubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam panggilan telepon, dan berjani untuk membantu menghentikan “teror” Israel di Palestina.

Erdogan berjanji untuk melakukan segala daya untuk memobilisasi dunia, dimulai dengan negara-negara Islam, untuk menghentikan teror dan pendudukan Israel.

Negara lainnya seperti Iran dan Mesir, turut membela Palestina. Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif, menyalahkan Israel karena telah mencuri tanah dan rumah rakyat Palestina, serta menciptakan “rezim Apartheid”. Ia juga menyebut pasukan bersenjata Israel telah menembaki jamaah Masjid Al-Aqsa yang sebenarnya tidak melakukan kesalah apapun.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk turut mengutuk tindakan pasukan Israel di kompleks Al-Aqsa, yang disebutnya sama dengan “kejahatan perang”.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa pihaknya dengan tegas mengutuk serangan pasukan Israel. Pada Senin lalu juga pihak Mesir telah bertemu dengan duta besar Israel di Kairo, untuk mengatakan Mesir menolak dan mengecam tindakan Israel.

Tidak hanya dari negara muslim. Aksi protes juga meletus di Kota Al-Lydd dekat Tel Aviv, Israel. Di mana sejumlah pengunjuk rasa menurunkan bendera Israel dan menggantinya dengan bendera Palestina pada Selasa (11/5/2021) pagi.

Untuk Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, penggusuran paksa warga Palestina dari Syekh Jarrah dan penyerangan di Masjid Al-Aqsa adalah sesuatu yang “tidak bisa diabaikan”.

“Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan atas pelanggaran berulang yang dilakukan oleh Israel. Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina,” tulis Jokowi dalam akun Twitter miliknya.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga turut memberikan dukungan untuk masyarakat Palestina. Presiden ACT Ibnu Khajar menyerukan darurat Al-Aqsa dan ajakan untuk merebut kembali Palestina.

“Kami, Aksi Cepat Tanggap, menyatakan saat ini darurat Al-Aqsa. Rebut kembali Palestina. Kita harus sadar betul bahwa kondisinya sudah sangat darurat. Kekejaman demi kekejaman nyata terjadi,” ujar Presiden ACT Ibnu Khajar dalam siaran langsung pernyataan sikap yang disiarkan dari kantor pusat ACT di Jakarta Selatan, Senin (10/5/2021).