Jelang Lebaran, Rumah Ustadz di Kuningan Hangus Dilalap Si Jago Merah

Kuningan, relawan.id – Nasib pilu dialami bapak dan anak menjelang lebaran di Kuningan, Jawa Barat. Keduanya yakni kakek Miardi (80) dan anaknya, ustaz Mahyo (45) yang harus rela rumahnya hangus terbakar. 

Kebakaran ini menghanguskan dua rumah di wilayah Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan pada Rabu (12/5/2021). sekitar pukul 04.10 WIB. Peristiwa kebakaran itu bermula diketahui berasal dari dapur rumah milik kakek Miardi.

“Menurut keterangan saksi Ipin Arifin (38 selaku Sekdes Nusaherang) yang diperoleh dari saksi pertama Ibu Yanti bahwa sekitar pukul 04.10 WIB, api tiba-tiba membesar dari arah dapur rumah bapak Mahdi,” kata Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan Khadafi Mufti, Rabu (12/5/2021).

Rumah yang terbakar itu, kata Khadafi masing-masing memiliki luas bangunan 36 m2 dan48 m2 yang saling berdekatan. Melihat adanya api yang berkobar, saksi lantas meminta bantuan warga.

“Dengan menggunakan peralatan seadanya warga berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya, dan berusaha menolong kakek Mahdi yang sakit serta keluarga Ustaz Mahyo yang masih berada di dalam rumah,” katanya.

Ustadz Mahyo, lanjut Khadafi, ketika api melumat rumahnya itu tengah berada di masjid sedang melaksanakan Salat Subuh. “Karena api semakin besar dan lokasi kebakaran sangat rapat dengan pemukiman, pada pukul 04.50 WIB warga setempat Deni Rosmayadi melaporkan kejadian kebakaran,” kata Khadafi. 

Khadafi menambahkan, api begitu besar ketika hendak dipadamkan. Sehingga petugas di lapangan menambah mobil pemadam kebakaran. “Saat tiba dilokasi kebakaran, api sangat besar, kemudian diluncurkan kembali dua unit mobil randis damkar dan lima orang anggota ke TKP,” katanya. 

“Dibantu warga sekitar, aparat pemdes Nusaherang, anggota Polsek Kadugede, anggota Koramil Kadugede berhasil memadamkan api pada pukul 06.30 WIB,” kata Khadafi.

Dari hasil pemeriksaan, penyebab kebakaran berasal dari tungku yang masih menyala, kemudian membakar kayu bakar yang berada di dapur rumah. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Khadafi mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi bahaya kebakaran yang diakibatkan dari sisa pembakaran tungku, listrik, pembakaran tungku, kompor gas, konsleting listrik pada kendaraan/di rumah, gas, pembakaran sampah.

Merespon hal itu, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) Kuningan memberikan bantuan pangan untuk warga terdampak kebakaran.