Antisipasi Banjir dengan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

Aceh, relawan.id – Pasca bencana banjir setahun yang lalu masih meninggalkan luka bagi warga di Desa Lubok Pusaka Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara. Akibat banjir tersebut, jembatan ponton yang menghubungkan antar Kabupaten Aceh Timur ikut terhempas dan putus. 

Tidak hanya warga Desa Lubok Pusaka, warga Desa Sijudo Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur pun ikut merasakan dampak dari putusnya jembatan tersebut. 

Sehingga, saat ini warga setempat menggunakan jasa transportasi darurat, seperti boat yang sudah dirangkai seperti rakit untuk alat transportasi sementara. 

Dalam menggunakan jasa transportasi tersebut, setiap warga yang menggunakan sepeda motor dikenakan biaya Rp15.000 untuk sekali menyeberang. Sedangkan yang tidak menggunakan kendaraan saat menyeberang hanya dikenakan biaya Rp5000 saja. 

“Sudah setahun lebih jembatan tersebut roboh diterjang oleh bencana banjir kemarin, tetapi hingga saat ini belum terlihat pembangunan jembatan kembali,” ujar Syaiful salah satu warga sekitar, Kamis (28/5/2021). 

“Dampak banjir yang paling terasa dari robohnya jembatan tersebut adalah para siswa yang belajar dari Desa Sijudo dan juga para petani yang hendak mengeluarkan hasil panennya yang harus menambah biaya melangsir hasil panen ke Desa Lubok Pusaka,” tambahnya. 

Oleh karena itu, untuk mencegah agar tidak terjadi banjir harus diawali dari kesadaran kita, mulai dari tidak membuang sampah ke sungai dan menjaga lingkungan sekitar. (Syaiful/Bal)