MRI-ACT Bojonegoro Berikan Bantuan untuk Korban Terdampak Kebakaran

Bojonegoro, relawan.id – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (5/6/2021) sekira pukul 19.30 WIB. Kebakaran kali ini menghanguskan 2 unit bangunan rumah milik Muzaitun (65) dan Fatimah (55), keduanya warga Desa Lebaksari RT 001 RW 001, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Dugaan sementara, penyebab kebakaran atau sumber api berasal sisa pembakaran sampah ternak yang berada di kandang milik Muzaitun, yang belum dimatikan sehingga apinya membesar dan membakar kedua rumah korban.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut, namun kedua bangunan rumah berikut perabotan yang ada di dalam rumah tersebut hangus terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 85 juta.

Merespon hal itu, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) memberikan bantuan pangan untuk korban terdampak kebakaran, relawan MRI menyebut kerugian yang dialami akibat kebakaran puluhan juga. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka,” ujar relawan MRI, Nawi.

Sementera itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Adi Winarto SH MKn, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut bermula saat warga setempat mengetahui api muncul dari dapur milik Muzaitun, yang juga difungsikan sebagai kandang ternak.

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api semakin membesar sehingga warga meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Baureno.

“Sumber api diperkirakan berawal dari sisa pembakaran sampah ternak yang berada di kandang milik Muzaitun,” kata Ahmad Adi Winarto.

Setelah menerima laporan, pihaknya segera mengirimkan 2 unit mobil pemadam kebakaran, masing-masing 1 unit dari Dinas Damkar Pos Baureno dan 1 unit dari Pos Bojonegoro Kota, dan dibantu satu uni mobil suplai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, berikut 13 personel.

“Kebakaran diperkirakan mulai terjadi pukul 19.30 WIB, dan Dinas Damkar Pos Baureno menerima laporan pada pukul 19.36 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 20.00 WIB, dan api benar-benar dapat dipadamkan pada pukul 21.18 WIB,” kata Ahmad Adi Winarto.

Adi Winarto menjelaskan bahwa akibat kebakaran tersebut rumah milik Muzaitun terbakar 50 persen. Korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 50 juta. Sementara rumah milik Fatimah terbakar 90 persen. Korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 35 juta.

“Korban jiwa nihil. Total kerugian material ditaksir mencapai 85 juta rupiah,” kata Adi Winarto.

Menyikapi banyaknya peristiwa kebakaran di wilayah Kabupaten Bojonegoro, pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat agar lebih berhati-hati dan tetap waspada terhadap potensi timbulnya musibah kebakaran.