Lembaga Kemanusiaan Menjadi Pilihan Yasri untuk Bermanfaat Bagi Orang Lain

Jakarta, relawan.id – Bekerja sesuai passion merupakan keinginan setiap manusia di dunia. Mendapat pekerjaan yang pas, rasanya bisa membabat habis semua persoalan. Dengan perasaan hati yang senang, menjalaninya pun bisa tuntas dikerjakan tepat waktu. Meski sesekali merasakan ada tekanan, orang yang bekerja dengan passion seolah-olah menikmati setiap tekanan yang ada.

Yasri Arvinianti seorang perempuan asal tanah sunda, Sukabumi, Jawa Barat, memiliki pengalaman sebagai asisten apoteker selama 3,5 tahun. Pengalaman yang cukup panjang bagi seorang yang mengerti betul tentang obat.

Yasri memulai karirnya di sebuah apotek di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Keahliannya dalam meracik obat dan menyesuaikan dosis sesuai kebutuhan pasien, membuat karirnya semakin cemerlang. Ia pun ditawari bekerja di sebuah klinik terkenal di daerah Bogor, Jawa Barat.

Seketika terlintas di benak Yasri, perempuan yang biasa dipanggil Aci ini berkeinginan kuat agar hidupnya bisa lebih bermanfaat untuk orang lain. Pada saat itu pula ia melepas pekerjaannya dan mendaftar sebagai Tim Medical Careline Service Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai asisten apoteker.

Tahun 2021, Aci diterima sebagai asisten apoteker dan bekerja di depo farmasi ACT. Sambil meracik obat pesanan pasien, Aci menceritakan ia memilih untuk bekerja di lembaga sosial kemanusisan karena panggilan jiwa. Keinginannya yang kuat dalam membantu sesama umat manusia, membuat Aci merasakan kebahagian tersendiri dalam hatinya.

“Saya disini karena ACT adalah lembaga sosial kemanusiaan. Saya dari dulu tertarik untuk bisa berperan di sini untuk umat manusia, terutama untuk orang-orang yang sangat membutuhkan,” jelasnya sambil menyiapkan beberapa resep obat dari dokter.

Hari ini Aci tengah menyiapkan obat-obatan untuk seorang pasien bernama Ibu Tumis yang beralamat di Jalan Remaja, Jakarta Timur. Mengikuti resep dari dokter, Aci menyiapkan beberapa tablet vitamin dan obat antibiotik.

“Ibu Tumis ini sakit Covid-19, dokter kasih resep vitamin dan antibiotik untuk memenuhi kebutuhan daya tahan tubuhnya,” kata Aci.

Ia kembali melanjutkan cerita bahwasanya selama bekerja ia tidak mengalami kendala yang cukup berarti. Aci memang terlihat sangat menikmati setiap pekerjaan yang dilakukannya. Dari mulai mendata ketersediaan obat, menyiapkan obat hingga memastikan obat sampai ke alamat tujuan.

“Saya sangat senang bisa kerja disini, tidak ada hambatan, semua teman disini membantu saya,” katanya dengan wajah yang bersemangat.