Kehilangan Orangtua Karena Covid-19, Relawan MRI Serahkan Bantuan untuk Vino

Kutai Barat, relawan.id– Kisah Alviano Dafa Raharjo yang menjadi yatim piatu karena ibunya Lina Safitri meninggal pada Senin (19/7/2021) dan ayahnya Kino Raharjo menyusul meninggal dunia pada Selasa (20/7/2021) karena Covid-19 memantik keprihatinan berbagai kalangan.

Vino yang baru duduk di kursi Kelas 4 SD tersebut tinggal di Kampung Linggang Purworejo RT 004, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim).

Diketahui, orang tua Vino yang berasal dari Kabupaten Sragen. Kino merupakan anak pasangan Mitro Kiman dan Panikem, warga Dukuh Bayanan RT 014, Desa Jambeyan, Sambirejo, Sragen.

Vino sendiri dinyatakan positif Covid-19 saat orangtuanya wafat. Sehingga, isoman menjadi keharusan tanpa ada teman. Akan tetapi, para tetangga dan kerabat ada yang menemani di luar rumah sekaligus menghibur bocah tersebut.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) beberapa waktu lalu juga sempat menyambangi Vino yang sedang isoman. Selain bersilaturahmi dengan kerabat keluarga orangtua Vino yang menemani bocah tersebut, relawan MRI juga menyerahkan bantuan.

“Kami pun tak menyangka kedua orang tua Vino wafat karena pandemi,” ungkap Tri Widodo, Paman dari Vino.

Hingga kini, ACT dan MRI terus memantau kondisi perkembangan Vino. Doa terus dilantunkan untuk bocah dari pasangan yang berjualan pentol keliling tersebut.

“Dukungan akan kami ikhtiarkan untuk Vino agar dapat terus melanjutkan kehidupan dan meraih cita-cita,” ujar Khaidir Ali dari tim Program ACT Kalimantan Timur.