MRI-ACT Banyumas Berikan Bantuan untuk Pekerja Informal

Banyumas, relawan.id – Sejumlah pedagang kali lima hingga penjual Wedang Ronde di Banyumas berharap agar PPKM level tidak diperpanjang. Mereka mengatakan penerapan PPKM level 4 mengakibatkan penghasilannya menurun.

Permintaan itu disampaikan oleh salah seorang pedagang wedang ronde di Banyumas, Slamet. Dia mengeluhkan pendapatan menurun selama masa PPKM level 4 berlangsung.

“Ya jangan sampe (diperpanjang), nanti gimana ya pusing kita kan. Iya sekarang benar-benar turun drastis, ini turun banget apalagi sejak ditutupnya lokawisata Baturraden, orang pun jarangn berkunjung, meski begitu saya tetap bersyukur,” ujarnya.

Banyaknya, pekerja informal yang mengeluhkan pendapatannya, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) pun merespon dengan memberikan bantuan pangan untuk warga yang terdampak pandemi, yaitu paket pangan berupa sembako dan makanan siap saji.

“Aksi ini dilakukan dimulai dari lokasi wisata Baturraden hingga ke wilayah kota Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Dengan menyasar para padagang kaki lima, tukang becak, pedagang asongan, dan sejumlah pekerja harian lainnya yang terdampak pandemi di tengah pemberlakuan PPKM level 4,” ungkap relawan MRI-ACT, Rafida.

Salah satu penerima manfaat, Slamet mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini baginya sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya di tengah pemberlakuan PPKM level 4.

“Saya ucapkan terima kasih banyak, saya sangat bersyukur alhamdulillah masih bisa jualan meskipun sepi. Semoga sehat selalu untuk relawan,” pungkasnya.