Ringankan Beban Guru Honorer, Global Zakat-ACT Berikan Bantuan dari Dermawan

Bogor, relawan.id – Beban seorang guru tidaklah ringan. Ia dituntut agar dapat menyampaikan ilmu kepada murid dengan baik. Namun, apresiasi yang didapat seorang guru honorer nyaris tidak sepadan dengan pengabdian yang diberikan.

Keadaan itu dialami Yani Sobarliana yang merupakan guru honorer sekolah menengah pertama di Ciampea, Kabupaten Bogor. Saban hari, usai pulang mengajar, Yani berkeliling berjualan kue. Ini ia lakukan karena gaji dari sekolah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

“Pulang mengajar, saya jual kue keliling. Mau bagaimana lagi? Ini harus saya lakukan agar bisa memenuhi kebutuhan sampai waktu gajian. Gaji dari sekolah dibayar enam bulan sekali jumlahnya juga masih pas-pasan,” kata Yani, Rabu (4/8/2021). Dari usahanya menjual kue keliling, Yani mendapat keuntungan per hari Rp30 sampai Rp50 ribu. 

Yani melanjutkan, gaji menjadi guru honorer di sekolahnya Rp300 ribu per bulan dan diberikan enam bulan sekali. Setiap bulannya, gaji akan dipotong sebesar 25 persen untuk administrasi. 

“Kita jadi belajar bersyukur, masih sehat di saat banyak orang sakit. Ini nikmat yang banyak orang inginkansekarang. Masih bisa jualan untuk nyari tambahan juga. Jadi tidak masalah,” ujarnya. 

Untuk membantu meringankan beban Yani, Global Zakat-ACT memberikan bantuan dari para dermawan, Rabu (4/8/2021). Yani mengungkapkan akan menggunakan bantuannya untuk modal usaha kue.