Banjir Rendam Ribuan Rumah, MRI Kalteng Kirimkan Relawan Bantu Evakuasi

Kalteng, relawan.id – Ratusan rumah di 10 desa di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, terdampak banjir selama dua hari ini. Banjir tersebut merupakan banjir tahunan yang selalu melanda pada musim hujan.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Provinsi Kalimantan Tengah, 10 desa yang terendam banjir berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Marikit, Kecamatan Katingan Tengah, dan Kecamatan Sanaman Mantikei.

Setidaknya terdapat 384 keluarga atau 1.536 orang terdampak banjir. Kurang lebih 253 rumah, 5 bangunan sekolah, dan 2 tempat ibadah juga terdampak banjir dengan ketinggian 50-200 sentimeter.

Penyebabnya banjir adalah curah hujan tinggi yang terus meningkat sehingga membuat Sungai Samba meluap. Air kiriman dari sungai Katingan pun menambah volume debit air. Jalan penghubung antardesa pun terputus. Kantor desa dan puskesmas lumpuh total.

Koordinator Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kalimantan Tengah Adi Cahyono melaporkan, tim berangkat dengan membawa bantuan dasar seperti pangan dan air mineral. Setiba di lokasi, tim akan mendata keperluan para korban. Ia juga mengatakan, posko kemanusiaan dan dapur umum juga segera dibuka.

“Pertolongan pertama dan bantuan mendesak sudah diberikan kepada para korban banjir, berupa nasi dan lauk pauknya. Kami saat ini menyediakan dapur umum. Kita juga sedang mengusahakan bantuan pakaian layak pakai,” kata Adi Cahyono, Rabu (25/8/2021).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Roby mengatakan banjir yang terjadi beberapa hari ini merendam ribuan rumah, khususnya di Kecamatan Sanaman Mantikei dan Katingan yang merupakan lokasi terparah banjir saat ini.

“Terdata banjir di Kecamatan Sanaman Mantikei merendam 207 rumah di lima desa dan di Kecamatan Katingan Tengah sebanyak 1.678 rumah di enam desa/kelurahan,” kata Roby di Kasongan, Selasa, (24/8).

Roby menerangkan banjir juga mulai merambah Kecamatan Pulau Malan. Kondisi ini diperkirakan akan berdampak ke Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Katingan Hilir, Tasik Payawan dan Kamipang.