Pelaku UMKM Bengkulu Terpuruk, MRI-ACT Gelar Aksi Borong UMKM

Bengkulu, relawan.id – Dampak pandemi sangat dirasakan oleh pelaku UMKM Bengkulu. Sebab saat pandemi melanda Bengkulu, hasil usaha yang mereka jalankan tidak mendapatkan keuntungan yang layak, bahkan ada pula UMKM yang harus gulung tikar dikarenakan minimnya modal untuk mereka bisa gunakan untuk usaha. 

Sehingga para pelaku UMKM harus mencari cara untuk bisa menambah penghasilan, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.

Alhamdulillah, dengan ikhtiar terbaik MRI-ACT Bengkulu hadir untuk UMKM Bengkulu. Dengan Program WMUMI (Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia) dan AKSI BORONG UMKM.

Oleh karena itu, Ahad (06/09/21) MRI-ACT memberikan bantuan program tersebut kepada pelaku UMKM di Bengkulu.

Syamsul Fajri Oktario, selaku Kepala Cabang ACT Bengkulu mengungkapkan, Di masa pandemi saat ini banyak usaha yang kehabisan modal, banyak usaha yang kini harus gulung tikar, karena mereka kurang pandai dalam mengelola usaha dan tidak memiliki modal lagi.

“Inilah ikthtiar yang bisa kami lakukan. Sehingga modal usaha dan pendampingan ini, bentuk ikhtiar kami MRI-ACT Bengkulu dalam membersamai UMKM di Bengkulu. Sehingga UMKM di Bengkulu bisa bangkit dari kerterpurukan,” ujarnya.

Ada sebanyak 35 orang penerima manfaat yang telah disalurkan oleh MRI-ACT Bengkulu. Dalam program tersebut, kelak akan ada pendampingan yang dilakukan oleh tim ACT-MRI Bengkulu. Sehingga kegiatan UMKM terpantau dan bisa lebih maju.

“Alhamdulillah, dengan modal usaha yang telah diberikan ini insyaallah akan sangat bermanfaat untuk saya pribadi. Untuk bisa menambah modal usaha dan menambah pengetahuan tentang dunia bisnis. Sebab, saya amat terbantu, karena ada pendampingan yang dilakukan oleh team MRI-ACT. Sehingga hal ini mendorong kami untuk bisa lebih maju,” terang bapak Atdianto, pedagang telur di Pagar Dewa.