MRI-ACT Jombang Distribusikan Paket Makanan untuk Pekerja Harian

Jombang, relawan.id – Gerakan sosial dan kemanusiaan terus dilakukan oleh Masyarakat Relawan Indonesia (MRI-ACT) dengan membagikan paket makanan lezat untuk tukang becak, PKL (pedagang kaki lima), sopir angkutan kota (angkot), serta juru parkir.

Program yang diberi nama ‘Operasi Perut Lapar’ ini digelar di sekitar perempatan Mojongapit, Jombang, Jumat (24/9/2021). Pembagian paket makanan tersebut mendapatkan sambutan hangat dari pekerja sektor informal itu. Mereka nampak antusias mendapatkan makanan lezat tersebut.

Sejumlah relawan dengan telaten mengambil makanan yang berada di mobil ‘pemadam lapar’ milik ACT. Karena masih dalam situasi pandemi, pembagian makanan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Terima kasih atas bantuan ini,” ujar salah satu tukang becak yang biasa mangkal di lokasi.

Selain menyisir ruas jalan sebelah selatan, para relawan MRI-ACT juga membawa paket makanan ke sisi utara jalan untuk dibagikan kepada penerima. Semua berjalan tertib. Tidak sampai terjadi kerumunan. 

“Alhamdulillah, paket makanan lezat bisa terdistribusikan dengan tertib. Ini kegiatan rutin kita lakukan setiap Jumat. Namun ke depan frekuensi kita tambah, bukan hanya hari Jumat,” kata relawan MRI-ACT, Muarifin.

Pembagian paket makanan lezat ini bukan hanya dilakukan di jalan, namun di kantor ACT yang berada di Jl Raya Soekarno – Hatta 3, Ruko Cempaka Mas B-1/2 Jombang, juga dilakukan kegiatan serupa. Hanya saja, untuk yang datang ke kantor tersebut adalah anak yatim/piatu. Mereka mendapatkan paket bantuan pangan. Tentu saja, senyum ceria anak-anak mengembang saat mendapatkan bantuan.

Kepala Cabang ACT Jombang Hasan Sholahuddin mengungkapkan, pendistribusian bantuan tersebut merupakan sarana sosialisasi pada masyarakat Jombang terkait hadirnya ACT di Kota Santri.

“Hadirnya ACT dan MRI ini semoga memberi manfaat bagi warga Jombang,” ujar Hasan di sela acara.

Kedepan, lanjut Hasan, ACT membangun sinergi dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Jombang. Utamanya, terkait dengan aktivitas sosial dan kemanusiaan.

Pihaknya juga sudah merancang sederet program yang memberikan manfaat untuk masyarakat.

“Bukan hanya bantuan untuk fakir miskin dan anak yatim. Namun juga program-program yang bertujuan membangkitkan ekonomi di tengah pandemi. Semisal membangkitkan geliat UMKM. Karena sektor ini yang paling terpukul akibat pandemi,” pungkas Hasan.