Saat Bencana, Kebutuhan Pangan Sesuatu yang Genting

Jakarta, relawan.id – Dalam situasi darurat atau pascabencana, urusan perut termasuk prioritas yang harus diperhatikan. Bukan hanya berkait urusan bertahan hidup, asupan makanan dan gizi yang baik akan membantu korban menghadapi kondisi yang biasanya penuh kepanikan dan stres. Pangan darurat (emergency food) penting sebagai upaya kesiapsiagaan.

Komandan Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap, Kusmayadi menceritakan kebutuhan pangan penyintas bencana sering kali tidak terpenuhi. Mereka belum tentu terpikir untuk makan dan tidak memiliki sumber bahan makanan.

“Kondisinya amburadul. Ada masyarakat yang belum tertolong. Banyak masyarakat yang perlu dibantu, mereka bahkan kelaparan,” katanya, Rabu (06/09/2021).

Kusmayadi yang telah berkecimpung belasan tahun di dunia rescue ini menyampaikan beberapa tahapan bantuan pangan yang ACT lakukan. Pertama, relawan akan membuka dapur umum.

Untuk dapur umum ini, pola yang biasa diterapkan adalah membeli bahan baku di sekitar wilayah bencana. Selain menyiapkan makanan untuk para penyintas, langkah ini untuk pemulihan ekonomi wilayah sekitar. “Kita juga melibatkan penyintas di wilayah bencana sebagai bentuk dukungan psikososial,” katanya.

Makanan yang disiapkan juga berupa makanan bergizi dengan memerhatikan komposisi sayur, protein, dan buah-buahan. Makan untuk para penyintas juga disediakan tiga kali sehari. “Kita juga perhatikan kandungan gizi untuk kelompok rentan, lansia dan anak-anak,” jelasnya.

Adapun untuk wilayah bencana yang lumpuh total, otomatis bahan pokok di wilayah tersebut sulit ditemukan. Maka perlu adanya koordinasi dengan wilayah terdekat untuk pengiriman logistik.

“Seperti misalnya Gempa yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala, semua lumpuh. Kita kan punya cabang ACT di Manado, nah dari sana kita dapat supply bahan logistik, sekaligus bantuan tenaga relawan, medis dan lain sebagainya,” ucapnya.

Selain dapur umum, tim juga mendistribusikan bantuan bahan pangan yang antara lain terdiri dari beras, lauk instan, dan air mineral. Distribusi bahan makanan itu hadir seiring bantuan logistik yang masuk.

Di satu sisi, ACT juga akan menghadirkan Humanity Food Truck. Armada dapur berjalan itu dapat menyediakan hingga ribuan porsi sekelas masakan hotel bintang lima sekali masak.