Banyuwangi (26/10)-Kota Banyuwangi memang fenomenal saat ini. Kota yang berada dipojok  paling timur  pulau Jawa ini terus mengkilap. Bukan  karena issu santet atau isu negatif lainnya. Banyuwangi terus berbenah diri menjadi pilihan penting wisata dunia.

Kalau ditanya dimana kota di Indonesia yang memiliki festival yang ‘bertubi tubi’ tanpa henti , mungkin jawabnya adalah Banyuwangi. Festival di Banyuwangi seperti ‘rutinitas’ yang terus dikreasi, menarik minat para wisatawan nusantara dan mancanegara. Kawah Ijen, Baluran, Pulau Merah, Plengkung, Teluk Hijau, Wedi Ireng. Bangsring, Alas Purwo, desa adat suku osing, adalah beberapa tujuan wisata yang biasa dikunjungi.

Banyuwangi memliki paket wisata lengkap. Baik wisata gunung, pantai, budaya, laut, pulau hingga kuliner khas yang sulit terlupakan. Kesemuanya menjadi paket lengkap yang tidak hanya bikin hati jadi sumringah, tapi membuat ingin kembali lagi dan lagi.

Terletak tak jauh dari magnet wisata dunia yang telah melegenda, Pulau Bali. Banyuwangi hanya selemparan batu dari pulau yang dikenal luas didunia Internasional itu. Maka, upaya menjadikan Banyuwangi sebagai pilihan wisata baru para pelancong dunia adalah tepat.

Dengan segala keistimewaannya, Banyuwangi dipilih sebagai tempat Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jawa Timur. Berharap, Banyuwangi menjadi inspirasi bagi pengurus wilayah dan daerah merumuskan rencana rencana besar untuk membangun soliditas jaringan. Membangun kerja kerja kemanusian yang punya kemanfaatan luas. Mengokohkan struktur kepengurusan yang mampu membuat perubahan signifikan.

Semuanya akan digodok selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Oktober, Selain itu tentu Rakerwil Jawa Timur akan dihadiri Founder MRI Ahyudin, Presiden MRI, Syuhelmaidi Syukur, dan segenap pimpinan tinggi di BOD ACT-MRI. Gawe besar Rakerwil Jawa Timur ini membawa pesan kuat sebuah kerja kemanusian yang punya misi mulia dan kemanfaatan luas.

Rakerwil  akan dihadiri oleh seluruh pengurus kordinator wilayah dan kordinator daerah MRI  se-Jawa Timur. Dari ujung utara di pulau madura, hingga ujung barat di Kabupaten Magetan akan berdatangan ke Banyuwangi.

Jarak nampaknya tak lagi jadi masalah. Pacitan-Banyuwangi  yang berjarak lebih dari 500 Km atau jarak Tuban Banyuwangi yang mencapai 400 Km tak lagi berarti bagi para relawan MRI Jawa Timur untuk hadir di acara Rakerwil MRI Jawa Timur. Tekad yang kuat , semangat baja telah menjadi jiwa para relawan untuk mensukseskan acara.

Kehadiran para relawan MRI Jawa Timur adalah bukti semangat untuk mempersiapkan kerja besar kerelawanan Kemanusian. Ayo Buktikan…para pengurus Relawan MRI Jawa Timur. Banyuwangi Menunggu…..