Gaza, relawan.id- Dua orang warga Palestina ditemukan meninggal dunia akibat menghirup gas di sebuah terowongan yang terletak di perbatasan Gaza. Salah satu di antaranya adalah seorang polisi Hamas.

Dikutip dari laman aljazeera.com, Selasa (12/2/2019) hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Palestina, Iyad al-Bozum.

Polisi yang turut tewas dalam kejadian itu adalah Abdel Hamid al-Akar (39) dan seorang warga bernama Sabhy Abu Qurashayn (28).

“Dua korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Diduga akibat gas beracun yang ada di dalam terowongan,” ujar juru bicara kementerian itu.

Setelah berita hilangnya kedua korban terdengar, petugas berwajib langsung disiagakan guna menemukan keduanya.

“Perlu waktu berjam-jam demi mengeluarkan kedua jasad korban,” jelas Bozum.

Sumber keamanan Palestina mengatakan, militer Mesir telah menggunakan gas untuk menghentikan penggunaan terowongan ilegal yang ditemukan di sepanjang perbatasan Gaza.

Pihak tentara Mesir tidak langsung memberi tanggapan saat dimintai komentar.

Namun pada 2010, Kairo telah dengan tegas membantah tuduhan serupa, setelah empat warga Palestian meninggal di sebuah terowongan perbatasan.