Boyolali (2/4)- Bila ada hal yang perlu ditulis tentang rapat kerja wilayah (Rakerwil)  Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Asrama Haji Donohudan adalah semangat peserta yang tak pernah menurun.  Datang dari 30 kota kabupaten se-Jawa Tengah dan 5 kota/kabupaten se-DIY.

Dimulai pada Jumat (30/3) peserta langsung tancap gas untuk memulai rakerwil. Hari pertama , tiap pengurus wilayah bersama pengurus daerah meramu rencana kerja. Merancang strategi untuk melahirkan karya kemanusian. Duduk melingkar , saling membincang apa prioritas yang harus segera dikerjakan.

Berdikusi, membincang agenda kegiatan kerelawanan (dok : MRI Jateng)

Begitulah relawan, selalu terdepan menjadi pelopor perubahan. Tak pernah ragu untuk melakukan kegiatan kemanusian. Menebar empati menggalang donasi . Karena tak pernah ada jeda untuk  kerja diranah kemanusian.  Rakerwil  dilaksanakan disalah satu bangunan utama  .

Hingga larut malam, rapat kerja antar pengurus wilayah dan pengurus korda baru usai. Penat memikirkan umat, tak membuat peserta lupa akan kewajiban  sholat tepat waktu.  Mungkin inilah salah satu sumber relawan tak pernah kehabisan energi. Kekuatan langit yang selalu menyertai.

Presiden MRI, Syuhelmaidi Syukur melantik 5 Korda dan 1 Unit Kampus DIY (sumber : Panitia Rakerwil)

Melantik Arsenal Baru di Jawa Tengah dan DIY

Sabtu (31/3) menjadi momen pembukaan rakerwil. Gawean besar MRI Jawa Tengah ini dihadiri Presiden MRI, Syuhelmaidi Syukur  , Sekjen MRI, Ibnu Khajar  dan Direktur ekskutif  MRI , Dwiko Hari Dastriadi. Ruang pertemuan berkapasitas 150 orang tampak penuh.

Berseragam kaos merah , menandakan semangat yang menyala nyala. Acara pembukaan dibuka oleh orasi kerelawanan dari Sekjen MRI, Ibnu Khajar. Suasana ruang pertemuan bergemuruh. Begitulah cara Semangat dipompakan kedalam ‘nadi’ relawan.

Setelah orasi kerelawanan , dilanjutkan pelantikan pengurus daerah MRI se-DIY dan Jawa Tengah oleh Presiden MRI, Syuhelmaidi Syukur. Sumpah janji pengurus relawan dilantangkan. Ruang pertemuan berubah sakral. Ribuan malaikan menjadi saksi , periode 3 tahun berkarya akan dimulai pada hari itu.

Pelantikan 30 Korda MRI se- Jawa Tengah (dok : Panitia Rakerwil )

Pelantikan pengurus daerah merupakan rangkaian  penyempurnakan jaringan MRI seluruh Indonesia, setelah berhasil melengkapi kepengurusan 34 wilayah pada akhir Januari 2018. MRI terus melengkapi kepengurusan kota/kabupaten see-Indonesia. Sebagai informasi ada 517 kota kabupaten di Indonesia. Jumlah yang tidak sedikit.

Dengan adanya 30 kepengurusan daerah kota/kabupaten di Jawa tengah dan 6 kepengurusan di DIY maka arsenal baru telah dimiliki. Dengan hadiah bonus demografi ,MRI didominasi anak anak muda  kreatif . Anak anak muda yang punya semangat untuk merubah daerahnya.

MRI saat ini sedang menguatkan sisi pemberdayaan masyarakat melalui Sekolah Pemberdayaan (SP) , relawan yang punya minat community development (comdev) akan mendapatkan pelatihan secara intens. Segaris dengan kebijakan Aksi Cepat Tanggap yang akan membangun 1000 desa wakaf. Relawan MRI akan diterjunkan sebagai relawan pendamping masyarakat (faslilitator).

Presdiden MRI, Syuhelmaidi Syukur memberikan Materi Kerelawanan dan Kelembagaan ACT MRI (sumber : Panitia Rakerwil)

Pesan Penting dari Presiden

“Didalam darah relawan mengalir darah pahlawan.” 

Relawan lahir dari manusia manusia yang sadar jatidirinya merupakan bagian solusi untuk orang lain. Bukan tentang dirinya, bukan untuk kelompoknya semata, bahkan bukan  untuk keluarganya . Berdiri untuk semua golongan, agama, suku , latar belakang politik, bahkan mengesampingkan keuntungan ekonomi. Relawan harus mengambil jarak dari semua kepentingan pribadi.

Pesan Presiden MRI, Syuhelmaidi Syukur pada sesi inspiring tentang Kerelawanan dan Kelembagaan. Dunia kerelawanan harus dipahami secara lengkap. Dunia yang berbeda , karena ada pengabdian , ada kerja ikhlas, ada pengorbanan. Itulah dunia relawan yang sesungguhnya.

Dunia yang mungkin jauh dari sorak sorai, pujian, kilat lampu kamera. dunia sepi yang tak semua orang mampu melakukannya.  Selain itu Presiden MRI menjelaskan kelembagaan MRI, jenis pelatihan , pengembangan relawan,dan cluster kerelawanan yang ada.

Sekjen MRI, Ibnu Khajar memberikan Motivasi kepada pesera Rakerwil (dok : Panitia Rakerwil)

Motivasi dari Sang Master

Rakerwil Jawa Tengah dan DIY boleh dibilang bertabur motivasi dan inspirasi dari sang Master Fundrising yang juga menjabat sebagai sekjen MRI, Ibnu Khajar. Peserta rakerwil mendapatkan banyak ilmu tentang fundrising , baik dari motivasi hingga teknik. Sebuah kesempatan berharga bagi pengurus MRI Jawa Tengah dan DIY,

Ibnu Khajar seperti ingin menumpahkan semua ilmu yang ia miliki, hal yang sangat penting dimiliki seorang relawan. Pemahaman tentang penggalangan donasi , menjadi salah satu dasar relawan melakukan implementasi lapangan. Dunia kerelawanan Kemanusian lekat dengan fundrising. Mengawinkan Philantropy dengan Volunteersm yang akan melahirkan Humanity. Biasa disebut dengan sigitiga peradapan atau  segitiga putih .

Dalam dunia relawan , ketrampilan assesment hingga implementasi merupakan hal penting namun semuanya akan sulit dijalankan bila ketrampilan penggalang dana (fundrising) tak dikuasai dengan baik. Kerja kemanusian semuanya saling terkait, dalam satu rangkaian utuh.

Rakerwil , Merupakan Awal

Rakerwil di Asrama Haji Donohudan telah berakhir pada Ahad (1/4) , penitia dan peserta telah kembali ke tempatnya masing masing. Namun semangat Rakerwil tak boleh padam. Ilmu yang telah didapat harus diimplementasikan dalam kerja nyata. Kerja sinergi , kerja solid dan kerja yang berbuah kebaikan dan keberkahan.

Relawan MRI harus pandai melihat peluang, memanfaatkanya untuk ranah kemanusian. Relawan MRI juga harus mampu mengendalikan semangat. Karena menjadi relawan seperti pelari marathon yang harus mampu menjaga ritme dan nafas panjang.

Rakerwil Jawa Tengah dan DIY 2018 akan menjadi titik penting, sebagai penanda awal lahirnya pengurus MRI  yang solid dan mampu membuat agenda kemanusian dengan bersinergi. Nah, untuk semua peserta rakerwil yang hadir , yuk kita buktikan komitmen yang telah kita tandatangani. Selamat bekerja pengurus MRI Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.(RN)